BOBOL Uang Sebanyak Rp7 Triliun, BURONAN AS Ini Malah Kabur Setelah Dititipkan di Rudenim Denpasar

Rabi Ayad Abderahman sempat menjalani sidang ekstradisi dan diputus bebas dari Pengadilan Negeri Denpasar pada Rabu 23 Oktober 2019 silam.

BOBOL Uang Sebanyak Rp7 Triliun, BURONAN AS Ini Malah Kabur Setelah Dititipkan di Rudenim Denpasar
dokumentasi imigrasi/Shutterstock
Bobol Uang Sebanyak Rp7 Triliun, Buronan AS Ini Malah Kabur Setelah Dititipkan di Rudenim Denpasar 

Rabi Ayad Abderahman sempat menjalani sidang ekstradisi dan diputus bebas dari Pengadilan Negeri Denpasar pada Rabu 23 Oktober 2019 silam.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Buronan interpol Amerika Serikat asal Lebanon, Rabi Ayad Abderahman kabur saat dalam pengawasan di Bali.

Rabi Ayad Abderahman merupakan WNA asal Lebanon buronan interpol Amerika Serikat (AS) yang melakukan tindak pidana skimming dengan kerugian Rp 7 triliun di Negeri Paman Sam tersebut.

Jaksa lalu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) yang memutuskan mengabulkan permintaan ekstradisi jaksa.

Namun, saat akan dieksekusi warga Lebanon itu dinyatakan kabur.

"Kami tidak bisa mengeksekusi penetapan hakim Pengadilan Tinggi, karena tahanan kabur saat dititipkan di imigrasi," ungkap Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Didik Farkhan Ali saat dimintai konfirmasi, Jumat (8/11/2019).

Ia menambahkan Patistota dititipkan ke Rudenim Denpasar saat proses banding berlangsung.

Namun, saat jaksa akan mengeksekusi penetapan hakim Pengadilan Tinggi Abderahman tidak ada di tempat.

 

"Di PT (banding) diterima dan saat diminta untuk diambil lagi ke Kerobokan dinyatakan tahanan kabur," jawabnya singkat.

Majelis Hakim PN Denpasar memutuskan permohonan itu ditolak karena adanya perbedaan identitas dengan catatan dari interpol.

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved