Fadli Zon Kritik Jokowi Boros Soal Stafsus, Tapi Diam Ketika Prabowo Punya 33 Pengawal Pribadi
Menurut Fadli, penunjukkan para stafsus baru itu tidak sejalan dengan rencana pemerintah untuk melakukan efisiensi..
Fadli Zon Kritik Jokowi Boros Soal Stafsus, Tapi Diam Ketika Prabowo Punya 33 Pengawal Pribadi
TRIBUNPEKANBARU.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik staf khusus baru Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Menurut Fadli, penunjukkan para stafsus baru itu tidak sejalan dengan rencana pemerintah untuk melakukan efisiensi.
Fadli menambahkan, sebenarnya kepala negara sudah dibantu banyak lembaga dalam kerjanya sehari-hari. Mulai dari Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet hingga Kantor Staf Kepresidenan.
Namun, lembaga-lembaga tersebut rupanya tidak mampu berjalan dengan cukup baik.
Alih-alih melakukan efisiensi, kata Fadli, Presiden Jokowi justru menduplikasi lembaga tersebut dengan stafsus baru. Padahal, biaya untuk gaji staf khusus Jokowi tidaklah sedikit.
• MP3 Album Andmesh (VIDEO), Download Hanya Rindu dan Lagu Cinta Luar Biasa, Ada Lirik
• GANAS, Senior Tendang Junior saat Latihan Silat Hingga Kejang-Kejang, Tak Sadarkan Diri Hingga Tewas
• Info CPNS 2019, Pendaftaran 24 Instasi Ini Masih Dibuka hingga Desember, Cek di Sini
"Jadi perangkat dari kepresidenan ini banyak sekali, biayanya juga sangat besar," ujar Fadli.
Apalagi, sebelum penunjukkan stafsus baru, Presiden juga telah menunjuk sejumlah wakil menteri.
Menurut Fadli, kebijakan ini menunjukkan bahwa yang dilakukan Jokowi bukan efisiensi, melainkan pemborosan.
"Kalau semuanya mau dijadikan wakil menteri, menurut saya bukan efisiensi, namanya pemborosan. Pemborosan itu pasti tidak efektif, termasuk dalam pengambilan keputusan tidak efektif," kata Fadli.
Diberitakan, Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf telah mengumumkan siapa saja tokoh yang menjadi stafsus baru untuk membantu kinerja mereka ke depan.
Stafsus Jokowi berjumlah 13, yakni Putri Indahsari Tanjung, Adamas Belva Syah Devara, Angkie Yudistira, Ayu Kartika Dewi, Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Aminuddin Ma'ruf dan Andi Taufan Garuda Putra.
Ada pula Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit, Diaz Hendropriyono, Dini Shanti Purwono, Arif Budimanta dan Fadjroel Rachman.
Adapun, stafsus Wapres Ma'ruf, yakni Mohammad Nasir, Satya Arinanto, Masykuri Abdillah. Sukriansyah S Latief, Lukmanul Hakim, Muhammad Imam Azis, Robikin Emhas dan Masduki Baidlowi.
• Belum Lama Dilantik Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Diminta Tuntaskan Masalah Pencemaran Minyak
• Kumpulan Lagu DJ Terbaru 2019: DJ Tiktok, DJ Slow, DJ Opus, DJ Nofin Asia DOWNLOAD MP3 (VIDEO)
• Info CPNS 2019, Pendaftaran 24 Instasi Ini Masih Dibuka hingga Desember, Cek di Sini
Atas Kritik ini Staf Khusus Presiden Jokowi asal Papua Gracia Billy Yosaphat Membrasar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ajudan-pribadi-prabowo-subianto.jpg)