Citizen Report

Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Kesehatan Imunisasi bagi Bayi, Balita dan Anak Usia Sekolah

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau Kukerta Universitas Riau atau UNRI gelar sosialisasi kesehatan imunisasi bagi bayi, balita dan anak usia sekolah

Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Kesehatan Imunisasi bagi Bayi, Balita dan Anak Usia Sekolah
Tribun Pekanbaru/Abdul Arif
Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Kesehatan Imunisasi bagi Bayi, Balita dan Anak Usia Sekolah 

Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Kesehatan Imunisasi bagi Bayi, Balita dan Anak Usia Sekolah

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZENJOURNALISM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau Kukerta Universitas Riau atau UNRI gelar sosialisasi kesehatan imunisasi bagi bayi, balita dan anak usia sekolah.

Kegiatan Sosialisasi Kesehatan yang di taja mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Selatpanjang Kota 2019 memiliki tema bagaimana pentingnya imunisasi bagi bayi, balita, dan anak usia sekolah demi terciptanya penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.

Adapun tujuan yang terkandung dalam kegiatan sosialisasi kesehatan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksinasi kepada bayi, balita dan anak usia sekolah.

Mahasiswa Universitas Riau yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Selatpanjang Kota, Kepulauan Meranti, melakukan kegiatan sosialisasi kesehatan pada hari Jum’at (26/07/19) pukul 14.00 WIB bertempat diaula kantor desa Sesap.

Imunisasi dasar merupakan program wajib yang dilaksanakan oleh pemerintahan Indonesia.

Tujuan dari sosialisasi ini adalah dimana untuk mengjaka para orang tua agar selalu aktif unutk membawa anaknya ke posyandu maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Kesehatan Imunisasi bagi Bayi, Balita dan Anak Usia Sekolah
Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Kesehatan Imunisasi bagi Bayi, Balita dan Anak Usia Sekolah (Tribun Pekanbaru/Abdul Arif)

Dari sosialsasi ini kami berharap agar semua orang tua dapat mengetahui jenis imunisasi apa saja yang wajib diberikan pada anaka dan ahrus diberikan sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Cara ini merupakan suatu tindakan promotif dan preventif agar anaka Indonesia dapat terhindar dari penyakit berbahaya baik yang sudah ada obatnya ataupun yang belum ditemukan obatnya.

"Tujuan lainnya dari angka kesakitan, kecacatan dan kematian anak menurun," ujar Dyah Ellys Ashari, narasumber yang merupakan mahasiswi kedokteran UNRI.

Halaman
12
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved