Banjir di Riau

Banjir di Riau, Tiga Jenis Penyakit Ini Paling Sering Serang Korban Banjir di Kuansing

Kepala Puskesmas Pangean Agus Suherman mengatakan paska banjir ini, warga pada umumnya akan mengalami beberapa penyakit.

Banjir di Riau, Tiga Jenis Penyakit Ini Paling Sering Serang Korban Banjir di Kuansing
Istimewa
Musim Hujan di Riau - Banjir di Kuansing menggenangi pemukiman masyarakat. 

TELUK KUANTAN - Instansi kesehatan di Kuansing saat ini telah bersiaga. Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti kondisi setelah banjir Kuansing selama sepekan ini.

Kecamatan Pangean, salah satu wilayah yang terparah di Kuansing. Saat ini, banjir pun sudah mulai surut.

Kepala Puskesmas Pangean Agus Suherman mengatakan paska banjir ini, warga pada umumnya akan mengalami diare, gatal pada kulit dan asma. Ini memang hal yang lumrah terjadi pasca banjir.

"Biasanya itu diare, sakit kulit dan asam yang sering pasca banjir ini," kata Agus Suherman, Minggu (15/12/2019).

Dikatakannya, untuk penanganan di Kuansing, korban banjir bisa berobat ditingkat desa. Yang tidak bisa ditangani di desa, akan dirujuk ke Puskesmas kecamatan.

"Datanya jumlah penderita ada di kantor," ucapnya.

Selain tiga jenis penyakit diatas, DBD juga kerap dialami warga. Ini juga akan diantisipai warga pasca banjir ini.

Pihaknya pun sudah mempersiapkan obat-obat untuk penanganan pssca banjir ini. Rujukan dari desa akan segera ditangani.

"Kalau soal DBD, kita akan galakkan gotong royong," terangnya.

Kepala dinas kesehatan Kuansing, dr Reza Tjahyadi sebelumnya mengatakan korban banjir di Kuansing mulai terserang penyakit. Para warga mulai demam dan gatal-gatal.

Untuk Kkecamatan Cirenti, ada lima warga yang terserang gatal-gatal dan satu orang demam. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved