Breaking News:

Narkoba di Riau

2 Kurir Narkoba Asal Aceh di Stadion Utama Riau Ditangkap, Sembunyikan 1 Kg Sabu di Speaker Mobil

Jajaran Polsek Sukajadi, Polresta Pekanbaru menangkap dua orang kurir narkoba di Riau.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Kurir Narkoba asal Aceh diamankan pada Kamis (16/1/2020) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Ekspose pada Selasa (21/1/2020). 

Polisi Tangkap 2 Kurir Narkoba Asal Aceh di Stadion Utama Riau, Sembunyikan 1 Kg Sabu di Speaker Mobil

PEKANBARU - Jajaran Polsek Sukajadi, Polresta Pekanbaru menangkap dua orang kurir narkoba di Riau.

Mereka berasal dari Aceh.

Kedua tersangka masing-masing bernama Baihaqi Zubir (38) dan Muhammad Yedi (22).

Mereka diamankan pada Kamis (16/1/2020) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru..

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan, pengungkapan ini bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat tentang akan adanya pengiriman narkoba dari Medan ke Pekanbaru.

"Kedua pelaku diketahui mengendarai mobil merk Toyota Fortuner hitam, dengan plat nomor B 1727 BJS. Mereka membawa narkotika dari Medan ke Pekanbaru," jelasnya saat ekspos kasus, Selasa (21/1/2020) siang.

Lanjut Nandang, tim kemudian mencoba melacak keberadaan mobil tersebut. Hasilnya, mobil yang dikendarai dua kurir narkoba dan jadi target kepolisian ini, diketahui berada di kawasan Stadion Utama Riau.

Mobil yang mereka kendarai sedang berhenti, diduga menunggu waktu untuk melakukan transaksi narkoba.

Tanpa menunggu lama, tim Unit Reskrim Polsek Sukajadi langsung melakukan penyergapan.

"Kedua tersangka langsung diamankan. Tim kemudian melakukan penggeledahan, dan didapatkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1 kg, di dalam bungkusan teh Cina Guanyingwan. Yang disembunyikan dalam box speaker," urai Nandang lagi.

Kedua tersangka saat diintrogasi, mengaku disuruh oleh seseorang berinisial A, yang berada di Kota Medan untuk membawa sabu ke Pekanbaru.

Nandang menegaskan, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 jo Pasal 131 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain barang bukti sabu, polisi turut mengamankan sebuah box speaker, 1 unit mobil merk Toyota Fortuner, dan 4 unit handphone.

Sementara itu, Kapolsek Sukajadi Kompol Zulfa Renaldo melalui Kanit Reskrim Iptu Abdul Halim memaparkan, kedua tersangka kurir ini, saat ini masih menjalani pemeriksaan mendalam.

"Pengakuan mereka disuruh seseorang berinisial A, dari Medan membawa narkoba dengan mobil ke Pekanbaru. Untuk A saat ini masih kita dalami dan ditetapkan DPO," tegasnya.

Halim menambahkan, kedua tersangka belum menerima upah secara utuh. Dimana mereka baru menerima Rp2 juta.

"Baru dapat Rp2 juta mereka, dijanjikan akan diberi lagi Rp4 juta. Pengakuan tersangka baru kali ini (membawa narkoba)," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved