Breaking News:

Ada Mobil Polisi Lewat, Seorang Siswa SD di Padang Lolos dari Dugaan Penculikan

Seorang siswa SD di Padang lolos dari kejaran penculiknya, bertepatan dengan lewatnya satu unit mobil patroli polisi.

Penulis: rinaldi | Editor: rinaldi
tribun padang
Lokasi terjadinya dugaan penculikan anak di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang. Korban yang siswa SD selamat setelah ada mobil patroli polisi lewat. 

tribunpekanbaru.com - Seorang siswa SD di Kota Padang berhasil kabur setelah diduga diculik tiga pria pada Senin (27/1) lalu. Korban bernama M Iqbal (12), siswa SDN 16 Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Aksi penculikan ini terjadi di Kelurahan Pasang Besi, saat korban berjalan kaki ke sekolah sekitar pukul 07.20 WIB. Peristiwa ini telah dilaporkan orangtua korban bernama Susi (43) kepada Polsek Lubuk Kilangan (Luki).

Korban ditemukan oleh tetangga korban di kawasan Ulu Gadut, yang jaraknya sekitar 3-4 kilometer dari lokasi penculikan. Susi menceritakan kronologi kejadian ini kepada Tribun Padang, saat ditemui di rumahnya Selasa (28/1).

Awalnya, kata dia, ada sebuah mobil minibus berwarna hitam berhenti di pinggir jalan. Anaknya yang berjalan menuju sekolah, melewati mobil yang tengah berhenti itu. Di dalam mobil itu ada tiga pria dewasa. "Mobilnya Toyota Avanza warna hitam," ujarnya.

Dua pelaku kemudian menyeret dan menarik anaknya ke dalam mobil, satu lagi mengendarai mobil. "Satu diperkirakan umur 40 tahun, kemudian satu lagi umur 30 tahun. Satu lagi di depan mengendarai mobil," katanya menuturkan sesuai pengakuan sang anak.

Kata dia, anaknya memang sudah terbiasa berjalan kaki ke sekolah dan tak mau diantar atau naik ojek ke sekolah. Anaknya mengaku tak mengenali para pria tersebut, apalagi ketiga pria itu mengenakan masker. "Anak ini awalnya memberontak, namun pelaku mengancam dengan senjata tajam," katanya.

Korban pun diam dan pasrah. Namun mobil pelaku tiba-tiba berhenti di kawasan Gadut. Ketika itu, dua pelaku keluar dari mobil dan hanya tinggal satu pria yang bertindak sebagai supir. "Supir yang duduk di depan memegangi anak saya sambil membelakangi, di sanalah anak saya dapat kesempatan kabur setelah memberontak," ujarnya.

Dua pelaku yang berada di luar mobil melihat dan kemudian mengejar. Beruntung, tiba-tiba ada mobil patroli polisi yang lewat di sekitar lokasi. "Saat ada mobil patroli polisi, pelaku tidak berani mengejar anak saya lagi," sebutnya.

Setelah berhasil kabur, korban sempat bingung hendak ke mana karena ketakutan. Namun seorang tetangga korban bernama Lina menemukan korban sekitar pukul 08.00 WIB, lalu dibawa pulang ke rumah orangtuanya. Saat itu korban menangis ketakutan.

Lokasi yang diduga tempat lolosnya Iqbal berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi dugaan penculikan. "Tetangga saya bernama Lina tak sengaja lihat anak saya di sana," kata Susi.

Dia mengaku, saat ditemukan, wajah anaknya terlihat pucat. Saat sampai di rumah diantarkan oleh Lina, anaknya menangis ketakutan dan tidak menjawab ketika ditanya apa yang terjadi. Namun akhirnya Iqbal menceritakan ia diculik tiga pria tak dikenal.

Setelah mengetahui itu, Susi bersama Lina dan korban kemudian melapor ke Polsek Lubuk Kilangan. Susi pun mengaku sudah dimintai keterangan oleh kepolisian.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Zulkafde mengatakan, saat ini dugaan penculikan ini masih didalami pihaknya. Yang jelas, korban selamat dan sudah kembali bersama orangtuanya. "Semuanya kami periksa dulu, dicari tahu apa benar penculikan atau tidak. Anaknya masih trauma, jadi baru orangtuanya yang diperiksa," kata Zulkafde. (rin/tribun padang)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved