Cegah Corona, Penumpang Pesawat Asal Singapura dan Malaysia Diberi Kartu Kontrol

Dinkes Riau bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pekanbaru terus melakukan upaya pencegahan masuknya virus corona ke Riau dengan kartu kontrol.

Cegah Corona, Penumpang Pesawat Asal Singapura dan Malaysia Diberi Kartu Kontrol
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Petugas sedang memantau alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) diterminal kedatangan internasional Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Kamis (23/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

Cegah Corona, Penumpang Pesawat Asal Singapura dan Malaysia Diberi Kartu Kontrol

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pekanbaru terus melakukan upaya pencegahan masuknya virus corona ke Riau.

Meskipun penumpang dari Cina sudah tidak lagi diperbolehkan masuk ke Indonesia, namun pencegahan tetap dilakukan terhadap penumpang internasional lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, saat ini pihaknya fokus melakukan pengecekan terhadap penumpang penerbangan internasional yang berasal dari Singapura dan Malaysia.

Pasalnya, saat ini sudah ada ditemukan warga Singapura yang positif mengidap virus corona.

"Jadi fokusnya sekarang penumpang dari Singapura, karena di sana sudah ada ditemukan virus corona. Tapi penumpang internasional flight dari negara lain juga tetap dipantau intensif," katanya, Selasa (11/2/2020).

Asmaul Husna, 99 Nama Allah dengan Keistimewaan dan Faedah Membaca Asmaul Husna (Video)

Selain memindai penumpang yang masuk di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II dan beberapa pelabuhan di Riau, pihaknya juga memberikan kartu kontrol kepada para penumpang internasional yang masuk ke Riau.

"Kartu kontrol ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mereka pasca bepergian ke luar negeri. Karena masa inkubasi virus ini selama 14 hari. Jika saat kedatangan mereka virus itu tidak terpantau, maka melalui kartu itu mereka bisa mengontrol kondisi kesehatannya masing-masing," ujarnya.

Jika selama 14 hari tersebut para penumpang internasional tersebut mengalami gejala-gejala yang dipaparkan di kartu tersebut, maka yang bersangkutan dapat mendatangi sarana kesehatan pemerintah terdekat.

Menghilang Sejak China Dilanda Wabah Virus Corona, Presiden Xi Jinping Akhirnya Muncul

"Nantinya petugas kesehatan akan melihat riwayat kartu kontrol tersebut, jadi dapat menentukan langkah apa yang harus dilakukan," katanya.

Terkait kondisi warga Riau yang saat ini masih menjalani observasi di Natuna, Mimi menyebut bahwa kondisi mereka dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diketahui dari komunikasi yang dilakukan melalui pesan singkat.

"Alhamdulillah mereka sehat semua, saya sudah komunikasi langsung dengan salah satu dari mereka," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved