Defri LIDA 2020 Pulang ke Kampar, Lepas Kepergian Adik dengan Bercucuran Air Mata

Adiknya wafat karena kecelakaan sepeda motor, kontestan Liga Dangdut Indosiar asal Kabupaten Kampar, Arif Defri Arianto pulang kampung, Selasa

Defri LIDA 2020 Pulang ke Kampar, Lepas Kepergian Adik dengan Bercucuran Air Mata
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Kontestan Liga Dangdut Indosiar (LIDA 2020) asal Kabupaten Kampar, Arif Defri Arianto pulang kampung, Selasa (11/2/2020), untuk menghadiri pemakaman adiknya Haikal yang wafat karena kecelakaan sepeda motor. 

BANGKINANG - Adiknya wafat karena kecelakaan sepeda motor, kontestan Liga Dangdut Indosiar (LIDA 2020) asal Kabupaten Kampar, Arif Defri Arianto pulang kampung, Selasa (11/2/2020).

Rumah keluarganya yang berada di Kelurahan Langgini Kecamatan Bangkinang jelang pemakaman dipadati sejumlah masyarakat yang melayat.

Pemandangan yang sedikit riuh terjadi ketika Arif Defri Arianto tiba dirumahnya.

Tiba dirumah, melihat adiknya terbujur kaku, siswa SMKN 1 Kuok langsung memeluk adiknya.

Adiknya bernama Haikal Julsi wafat, Senin (10/2/2020) pukul 20.00 WIB akibat sebuah kecelakaan sepeda motor.

Setelah kejadian kecelakaan adik dari kontestan dangdut ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Norfa Husada, lalu dilarikan ke RSUD Bangkinang.

Defri LIDA 2020 Asal Riau Harus Pulang, Antar Sang Adik Tersayang ke Peristirahatan Terakhir

Kejadian naas tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani Bangkinang Kota.

Tiba dirumahnya, Arif Defri Arianto bercucuran air mata. Kedatangan Arif Defri Arianto ditemani panitia pelaksanaan Liga Dangdut Indosiar.

Sebelum mengantar adiknya ke pemekaman yang tidak jauh dari rumah duka, pria yang akrab disapa Defri ini sempat meminta masyarakat mendoakan dan memaafkan segala kesalahan adiknya.

Tak hanya Defri yang bersedih, kedua orang tuanya juga tampak tak henti meneteskan air mata.

"Innalillahiwainnaillaihiroji’un.
Adikku sayang selamat jalan, abang berjuang disini untuk keluarga kita, abang belum jumpa adek sejak abang pergi ke Jakarta ikut kompetisi, adek, maafkan abang. Abang pergi kesini untuk Haikal dan keluarga kita, Abang minta maaf belum bisa bahagiakan Haikal. Kalau bisa abang ingin ikut dengan haikal menemani disana, Allah lebih sayang Haikal," ucapnya sambil berseru membaca Surah Alfateha.

Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto menyampaikan duka yang mendalam kepada Arif Defri Arianto, kontesan Liga Dangdut Indonesia dari Kabupaten Kampar dan pihak keluarga atas musibah meninggalnya Haikal.

"Untuk Defri agar tidak larut dalam kesedihan. Dibalik cobaan ini, pasti Allah sudah menyiapkan hal terbaik," ungkapnya. (Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubby).

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved