Masih Nekat Picu Karhutla, Siap-siap Diancam dengan Hukuman Maksimal

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua masyarakat di Riau terkait Karhutla

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
GARIS POLISI - Polsek Rumbai memasang garis polisi di lahan terbakar seluas dua hektare di Jalan Nelayan, Sri Meranti, Rumbai, Pekanbaru. Kamis (27/2/2020). Petugas juga masih melakukan penyelidikan terhadap pemilik lahan dan penyebab kebakaran. 

Masih Nekat Picu Karhutla, Siap-siap Diancam dengan Hukuman Maksimal

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua masyarakat di Riau terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dia menyatakan, pencegahan Karhutla pada dasarnya menjadi tanggungjawab bersama.

"Undang-Undang sudah mengatur, bagaimana kewajiban korporasi, perorangan, dan pemerintah daerah untuk kemudian sama-sama bersinergi melakukan upaya pencegahan," sebutnya saat menghadiri kegiatan sosialisasi Gakkum Kasus Karhutla di Pekanbaru, Kamis (27/2/2020).

Menurutnya, kasus Karhutla terbesar pernah terjadi pada tahun 2015 silam.

Terakhir, Karhutla yang tak kalah besar, juga terjadi pada 2019 lalu.

"Kita harapkan 2020 ini Karhutla bisa kita tekan. Upaya pencegahan sangat penting. Kita ingatkan lagi, masyarakat yang punya lahan dan kebun, korporasi yang punya lahan dan kebun, serta Pemda," jelasnya.

Disebutkan Komjen Listyo, pihaknya dari awal sudah mengimbau, supaya upaya pencegahan dan antisipasi Karhutla bisa dilakukan dengan baik dan maksimal.

Download Lagu Dangdut Terbaru 2020 Nella Kharisma, Lagu Tak Duduhi Dalane, Lirik beserta Video Klip

"Kalau tetap kita dapati yang sengaja, yang lalai, mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan, kita berikan hukuman maksimal. Karena kita sudah imbau dari awal, supaya melakukan pencegahan," tegasnya.

"Karena kalau sudah terjadi, bisa menimbulkan kerugian yang besar. Baik dalam negeri, dan internasional," sambungnya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved