Virus Corona di Dumai

Pertamina Berdayakan Penjahit Binaan, Produksi Masker Kain Non Medis untuk Masyarakat Dumai

Pertamina memberdayakan penjahit binaan mereka untuk memproduksi masker non medik untuk selanjutkan dibagikan kepada masyarakat Dumai

istimewa
Penjahit binaan Pertamina menjahit masker untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI  – Untuk mendukung anjuran pemerintah agar masyarakat yang sehat menggunakan masker kain demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pertamina memberdayakan penjahit binaan Corporate Social Responsibility (CSR) di Dumai, Riau untuk memproduksi masker kain non medis.

“Penjahit binaan kami memproduksi masker kain untuk kemudian akan kami bagi kepada masyarakat dumai. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona di Dumai,” ungkap Unit Manager Communication, Relations & CSR Refinery Unit (RU) II Dumai Pertamina.

Brasto menyebutkan bahwa World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia dan Pemerintah Indonesia mulai memberlakukan kewajiban penggunaan masker jenis apa pun bagi setiap individu yang sehat dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Brasto mengungkapkan bahwa produksi masker kain tersebut juga membantu menjaga ketahanan stok masker medis yang lebih banyak dibutuhkan tenaga medis dan orang yang sakit.

“Semenjak pandemi ini mencuat terjadi kelangkaan peralatan medis hampir di setiap daerah karena kebutuhan yang meningkat. Yang terparah adalah masker karena banyak masyarakat yang umumnya masih dalam kategori sehat malah menggunakan masker bedah atau masker medis,” ungkap Brasto.

Ia menerangkan bantuan yang Ia jalankan saat ini mensinergikan antara program penanggulangan Covid-19 dengan program peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan kelompok perempuan penjahit yang telah dibina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sejak beberapa tahun yang lalu.

“Dalam memenuhi kebutuhan masker kain ini, kami menggandeng salah satu kelompok jahit binaan kami yang ada di Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur yakni Kelompok Adelis,” kata Brasto.

Ia menuturkan Adelis telah berdiri lebih dari 5 tahun dan berkembang hingga saat ini semenjak dibina oleh Pertamina melalui program CSR pada tahun 2014.

“Sedikitnya kami pesan seribu buah masker kain dari kelompok Adelis yang tentunya dapat menambah penghasilan mereka” tambah Brasto.

Ketua Kelompok Adelis, Nofliyarni mengaku senang atas pesanan yang Ia terima dari Pertamina.

“Bukan kali ini saja, kami juga sering menerima pesanan dari Pertamina berupa kaos dan goodie bag setiap kali ada kegiatan-kegiatan perusahaan,” terang Ketua Kelompok yang kerap disapa Ani.

Dirinya pun merasa bangga karena masker yang diproduksi oleh kelompoknya tidak hanya semata untuk menambah penghasilan tapi juga berkontribusi dalam menanggulangi wabah Corona khususnya di kota Dumai.

“Semoga hasil produksi masker ini bermanfaat untuk masyarakat dan wabah ini cepat selesai kembali normal,” tutup Nofliyarni. ( rilis )

Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved