Kampar

5 Pengedar Narkoba 50 Kg Dituntut Hukuman Mati oleh Jaksa Kejari Kampar

Dari hasil penangkapan Mabes Polri jumlah barang bukti lebih kurang keseluruhannya mencapai 50 Kilogram.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar menuntut hukuman pidana mati terhadap lima orang terdakwa kasus Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Dari hasil penangkapan Mabes Polri jumlah barang bukti lebih kurang keseluruhannya mencapai 50 Kilogram.

“Benar, Selasa (28/4/2020) kemarin sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Riska Widiana, kita dari pihak Jaksa melakukan pembacaan tuntutan Pidana hukuman mati pada sidang online terhadap lima terdakwa atas nama Bastian dan kawan-kawan," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kampar, Sabar Gunawan Kamis (30/4/2020).

Para terdakwa dituntut terkait perkara Narkotika dengan rincian barang bukti lebih kurang 29 kilogram sabu dan 30 ribu butir Pil Ekstasi.

Ia mengatakan perkara 50 kilogram ini tergolong banyak, sehingga terdakwa dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun penjara sampai dengan hukuman mati.

“Kita bacakan tuntutan pada sidang hari selasa kemarin. Selanjutnya kita akan mendengarkan pembelaan dari penasehat hukum para terdakwa,” ucapnya.

Kelima terdakwa dituntut hukuman mati, diantaranya adalah Bastian alias Ibas bin Daeng Pawowo, Sudirman alias Rudi, Risaldi bin Safrudin, Syafrudin bin Amran, Bayu Arifandi bin Alfian.

Ditambahkan Sabar, bahwa kelima terdakwa ditangkap oleh Tim dari Mabes Polri di daerah Siak Hulu, Kota Pekanbaru dan Inhil.

Penangkapan para terdakwa dilakukan bermula dari hasil penelusuran Mabes Polri.

Para terdakwa tersebut terbukti memiliki narkotika yang cukup fantastis jumlahnya. (*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved