Update Virus Corona di Riau

Seorang Mahasiswa Pelalawan yang Kuliah di Arab Saudi Positif Corona, Jalani Isolasi di Pekanbaru

Pasien berinisial AT (23) laki-laki tinggal di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Sejak tiba di Pekanbaru dari Saudi Arab jalani karantina di Kota Pekanbaru

Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Juru bicara tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Seorang warga Kabupaten Pelalawan Riau kembali dinyatakan positif terinfeksi virus corona, Rabu (13/5/2020), berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang diterima tim gugus tugas penanggulangan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Pasien terkonfirmasi positif asal Pelalawan itu merupakan seorang mahasiswa yang kuliah di Arab Saudi dan pulang ke tanah air pada tanggal 7 April lalu.

Pasien itu berinisial AT berusia 23 tahun jenis kelamin laki-laki yang tinggal di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Sejak tiba di Pekanbaru dari Saudi Arabia, rombongan mahasiswa itu menjalani karantina di Kota Pekanbaru.

"Mereka selama ini menjalani isolasi di PPSCM di Jalan Ronggo Warsito Pekanbaru. Mereka dikarantin disana," ungkap juru bicara tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Pelalawan, H Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (13/5/2020).

Wawancara Khusus Terkait PSBB di Pelalawan hingga 25 Santri Hasil Contact Tracking Klaster Magetan

Asik Nyabu di Tengah Pandemi Corona, Oknum PNS Pelalawan Riau Ditangkap Polisi Bersama Dua Rekannya

Asri menjelaskan, ada 24 orang mahasiswa Saudi Arabia yang dipulangkan pada tahap pertama ke Indonesia. Dari 24 mahasiswa itu, dua orang merupakan warga Pelalawan.

Setelah mendarat di bandar, mereka langsung dimasukan ke lokasi karantina serta dilakukan pengambilan sampel cairan mulut dan hidung untuk diperiksa di laboratorium.

Setelah hasil pemeriksaan swap keluar, AT dinyatakan positif corona sedangkan temannya belum didapatkan hasilnya.

Asril menyebutkan, AT belum sempat ke Pangkalan Kerinci sejak dipulangkan dari Arab Saudi. Artinya AT belum sempat kontak dengan pihak keluarga maupun kerabat lainnya yang ada di Pelalawan.

"Kita baru menerima swabnya tadi. Kita tak perlu tracing karena yang bersangkutan belum sempat ke Pangkalan Kerinci. Langsung diisolasi di Pekanbaru," tandas Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan ini. (Tribunpekanbaru.com/Johanne Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved