Bengkalis

Pemilik Sabu 55 Kilogram yang Sempat Buron, Jef Sparao Akhirnya Divonis Mati Oleh PN Bengkalis

Jefri alias Jef alias Jef Sparao alias To terdakwa kepemilikan 55 Kilogram sabu akhirnya divonis hukuman mati oleh hakim PN Bengkalis, Selasa (19/05)

Tribunpekanbaru.com/MuhammadNatsir
Jef Sparao saat mendengarkan putusan pengadilan, Selasa (19/5) sore. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dengan menggunakan baju kemeja berwarna gelap dan rompi tahanan merah serta memakai peci haji Jefri alias Jef alias Jef Sparao alias To duduk di kursi ruangan khusus Lapas Bengkalis. Jef Sparao di dampingi langsung oleh kuasa hukumnya Khairul Majid menghadap kamera dan menyaksikan layar untuk mendengarkan putusan pengadilan terhadap perkara yang dihadapinya.

Jef Sparao terlihat tenang wajahnya bersih dan tampilan rapi. Jauh berbeda dengan saat pertama kali ditangkap pada tahun lalu.

Dia juga terlihat santai saat disambungan video confrence Ketua Majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkalis Rudi Ananta Wijaya menanyakan kesiapannya mendegarkan putusan majelis.

Dengan tenang dia menjawab sudah siap untuk mendengar putusan majelis.

Sementara itu ditempat lain tepatnya diaula Kejaksaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Bengkalis Irvan R Prayogo juga sudah siap mendengarkan putusan majelis hakim terhadap tuntutan. Sidang memang dilakukan secara daring sejak pandemi Covid-19 ini.

Tuntutan Hukuman Mati untuk Jef Separo,Sidang Pemilik 55 Kg Sabu Digelar Lewat Video Conference

Disambungan layar Ketua Majelis Hakim di dampingi dua hakim anggota yakni Wimmi D Simarmata dan Mohd Rizky Musmar mulai membacakan pertimbangan putusannya yang akan diambil. Pembacaan amar putusan dilakukan hakim anggota Rizky.

Hakim memaparkan terlebih dahulu dakwaan penuntut umum terhadap Jef Sparao, dimana dia dakwaan sebagai bandar narkoba dan pemilik 55 Kilogram sabu dan puluhan ribu pil ektasi yang diamankam Polres Bengkalis bersama Polsek Bengkalis pada medio April 2018 lalu.

Dalam dakwaan tersebut JPU mengungkap Jef Sparao terjerat pasal pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Berdasarkan dakwaan dan fakta persidangan akhirnya Jef Sparao dituntut hukuman maksimal pidanan mati.

Berdasarkan pertimbangan majelis hakim, segala unsur dakwaan terhadapnya terbukti secara sah dalam persidangan. Selain itu hakim juga berpendapat tidak ada hal yang meringankan yang terungkap dalam persidangan untuk meringankan hukuman terdakwa.

Kurir 55 Kg Sabu di Bengkalis Divonis Hukuman Mati, Antar Juga Puluhan Ribu Pil Ektasi 

"Sementara untuk hal memberatkan, perbuatan terdakwa kontra produktif dengan program pemerintah yang saat ini tengah memerangi peredaran narkoba," jelas Rizky membacakan pertimbangam Majelis.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved