Bengkalis

Pengadilan Negeri Bengkalis Vonis Mati Cunding, Perkara 43 Kilogram Sabu di Riau

Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis kembali menjatuhkan vonis pidana mati terhadap terdakwa terlibat peredaran narkoba jaringan Internasional.

Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Cunding saat mendengar putusan pengadilan Negeri Bengkalis, Rabu (20/5/2020) siang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis kembali menjatuhkan vonis pidana mati terhadap terdakwa terlibat peredaran narkoba jaringan Internasional.

Kali hukuman pidana mati dijatuhkan kepada Saprudin alias Cunding (52) yang terlibat peredaran narkoba jenis sabu seberapa 43 kilogram.

Cunding mendengarkan putusan dari Majelis Hakim PN Bengkalis yang di pimpin Ketua Majelis Annisa Sitawati di dampingi Dua Hakim Anggota Wimmi D Simarmata dan Mohd Rizky Musmar secara daring melalui video Confrence.

Saat mendengarkan putusan tersebut dirinya berada di Lapas Kelas II A Bengkalis dan di dampingi langsung Kuasa Hukumnya Windrayanto, Rabu (20/5) siang.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis Eriza Susila mendengarkan putusan secara virtual di Kejaksaan Negeri Bengkalis.

Pertimbangan putusan dibacakan langsung  hakim anggota Wimmi D Simarmata di PN Bengkalis dan di dengarkan secara daring baik terdakwa maupun JPU di tempat masing masing.

Dalam pertimbanganya majelis hakim berkeyakinan semua unsur dakwaan primer terhadap Cunding terbukti secara sah dan meyakinkan.

Dimana dia melanggar 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 undang undang nomor 35 tahun 2009 sesuai dengan fakta persidangan.  

"Unsur setiap orang, melakukan permufakatan jahat menjual, menawarkan dan jadi perantara jual beli narkotika golongan I melebih satu kilogaram terpenuhi," terang Wimmi saat membacakan pertimbangan Majelis.

Selain itu majelis hakim juga secara tegas menolak permintaan terdakwa yang meminta keringanan hukuman. Sehingga tidak ada hal yang meringankan terdakwa dalam putusan hakim.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved