Rokan Hulu

Temukan 4 Liter Oli Bekas di Lahan yang Dibakar, Titik Api di Rokan Hulu Terdeteksi Tim Gabungan

Saat mendatangi TKP titik api di api di Desa Menaming Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, tim gabungan menemukan 4 liter oli bekas di lahan 1 hektare.

istimewa
Tim Patroli Gabungan di Rokan Hulu sedang beristirahat usai melakukan pengecekan di titik lahan diduga dibakar untuk membuka lahan, Selasa (26/5). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Patroli gabungan TNI-Polri yang beranggotakan Koramil 02 Rambah dan Polsek Rambah saat melaksanakan patroli karhutla, Selasa (26/5) mendeteksi titik api di Desa Menaming Kecamatan Rambah, Rokan Hulu.

Patroli yang dipimpin Kapolsek Rambah Iptu P Simatupang mengatakan, informasi awal titik api didapat dari aplikasi Dashboard Lancang Kuning.

"Kita temukan titik api pertama kali informasinya dari Dashboard Lancang Kuning. Dari sana, kita mulai lacak dengan patroli gabungan," kata Kapolsek.

Dijelaskannya, dari pelacakan di lapangan, Tim Gabungan menemukan bekas lahan yang dibakar seluas 1 hektar. Lahan tersebut, sejak ditemukan sudah berada dalam kondisi sudah padam.

Sebanyak 15 Titik Jalan Rusak di Jalan Lintas Provinsi Rokan-Banjar Rokan Hulu Dapat Perbaikan

Sempat MENGAMUK Ketika Disumbangi Beras Tiga Sendok, Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu Dinilai Anti Kritik

"Di lokasi titik api tersebut juga, Tim Gabungan menemukan oli bekas 4 liter di lokasi lahan sudah dibakar itu," ungkapnya.

Dugaan sementara, lahan dibakar guna pembukaan lahan perkebunan oleh orang tak dikenal. "Dugaan sementara, lahan ini dibakar untuk membersihkan lahan sebelum digunakan sebagai lahan kebun," papar Kapolsek.

Dia mengingatkan, agar masyarakat Rambah dan Rohul pada umumnya tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Jaga Pintu Desa, Bupati Rokan Hulu Minta Para Kepala Desa Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Corona

Pemdes Rambah Tengah Barat Rokan Hulu Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Tujuh Dusun

"Kita berharap, agar masyarakat tidak membakar lahan untuk membuka lahan. Sebab, hal tersebut melawan hukum dan dapat berakibat fatal," tandasnya. (Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

Penulis: Syahrul
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved