Pasar Tradisional & Objek Wisata Akan Beroperasi Secara Bertahap, Bukittinggi Bersiap New Normal
Terlebih akan adanya new normal mulai Juni mendatang yang kemungkinan akan meningkatkan aktivitas masyarakat di pasar.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias meminta pengelola pasar dan pedagang agar bisa menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19.
Terlebih akan adanya new normal mulai Juni mendatang yang kemungkinan akan meningkatkan aktivitas masyarakat di pasar.
"Soal pasar tradisional, tetap dan dibuka tapi kita atur untuk jaga jarak, seperti yang dilihat di Pasar Banto Bukittinggi," jelas Ramlan Nurmatias.
Ia mengatakan, puluhan pedagang di dalam pasar dipindahkan ke Jalan Soekarno Hatta.
• Belum Pulang, Hasil Swab 2 Pasien Corona dari Pelalawan Riau Masih Positif, PDP dan OPD Fluktuatif
• Pria di Meranti Riau Ajak Remaja Berhubungan Sesama Jenis: Ancam Sebarluaskan Hutang di Medsos
• 20 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni: Cocok Dibagikan di Status Media Sosial
Pemko, kata Ramlan Nurmatias, siap saja untuk seperti itu sementara, pokoknya semua standar Covid-19.
"Kami juga menyediakan wastafel portable di sejumlah titik kawasan pasar," sebut Ramlan Nurmatias saat TribunPadang.com wawancara, akhir pekan lalu, Sabtu (30/5/2020)
Selain pasar tradisional, sejumlah objek wisata di Kota Bukittinggi juga telah dibuka, dengan melakukan tes kesehatan kepada seluruh petugas yang bekerja di lapangan.
Dengan dibukanya objek wisata, maka roda ekonomi masyarakat berputar misal di warung kopi dan segala macam, orang akan berjualan.
• Cek Ramalan Zodiak Besok Senin 1 Juni 2020, Leo Merasa Tak Nyaman, Capricorn Hati-hati Dimanfaatkan
• Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pembatasan Sosial Skala Tertentu di Desa Bandul Riau Diperpanjang
• Ditanya Soal Hubungan dengan Rossa, Boy William Singung Soal Ciuman, Afgan: Aduh, Thats My Secret!
Di sisi lain, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit melihat kesiapan standar protokol kesehatan di Kota Bukittinggi.
Ia menilai, standar protokol kesehatan seperti cek suhu tubuh dan cuci tangan, sudah memenuhi persyaratan Bukittinggi untuk new normal.
Kemudian, orang yang masuk ke kawasan Kota Bukittinggi wajib memakai pakai masker.
"Tidak ada lagi orang ke Bukittinggi tanpa masker. Di mana-mana bakal ada spanduk dan pemberitahuan wajib masker," jelas Nasrul Abit.
Dengan demikian, orang sudah tertanam kalau ke Bukittinggi harus pakai masker.
Nasrul Abit berharap mudah-mudahan ke depan Bukittinggi siap masuk new normal.
"Persiapan sudah matang," tutup Nasrul Abit. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Jelang New Normal Bukittinggi Pasar Tradisional dan Objek Wisata Beroperasi Secara Bertahap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/objek-wisata-jam-gadang-bukittinggi.jpg)