Virus Corona di Pekanbaru

UPDATE Covid-19 di Pekanbaru, Hasil Swab Tracing Kontak ASN Positif Covid-19 Menunggu Hasil

Sejauh ini proses tracing terus berlanjut. Tim masih menggali informasi terhadap kontak pasien Covid-19 ini.

ISTIMEWA
Petugas mengambil sampel cairan dalam swab test massal di Pasar Agus Salim, Kota Pekanbaru, Jumat (26/6/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasca 6 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru terkonfirmasi positif Covid-19, upaya tracing atau melacak kontak terhadap pasien terkait masih dilakukan

Penularan berawal dari NC, warga asal Palembang yang meninggal dunia. Sementara istrinya, GSN yang bekerja di Kantor Camat Bukit Raya, Pekanbaru, juga ikut tertular.

Setelah dilakukan tracing, terdapat penularan kepada lima ASN lainnya. Mereka adalah D, NM, dan YZ, DOI dan LA.

Disampaikan Maisel Fidayesi S.Farm.Apt. MM, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, tim dari Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sudah mengetahui siapa saja yang memiliki kontak erat dengan pasien berstatus ASN itu.

Selain keluarga, tim juga menelusuri rekan kerja mereka yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

"Kontak erat masing-masing pasien kan beda-beda, 1 keluarga, 1 rumah itu kita swab. Kemudian yang pernah kontak erat, yang sering bertemu dengan pasien positif, itu juga kita lakukan swab," jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2020).

Dibeberkan Maisel, tracing yang dilakukan, meliputi seluruh aspek.

Mulai dari di mana pasien yang bersangkutan tinggal, siapa saja anggota keluarganya, di mana tempat kerjanya, siapa rekan kerjanya, dan lain-lain.

"Misalnya pasien tersebut tinggal dimana, itu 1 keluarga di-swab, kemudian pasien positif itu kerjanya di mana. Teman-teman di tempat kerjanya itu, yang kontak erat diambil juga swab-nya. Sudah dilakukan, kita sedang menunggu hasil, begitu," urainya.

Ditanyai kapan hasil tes bisa diketahui, Maisel menyatakan hal itu tergantung dari pihak Lab Biomolekur yang melakukan pemeriksaan sampel.

"Estimasi 3 sampai 4 hari. (Perkiraan minggu depan) iya," tuturnya.

Maisel memaparkan, sejauh ini proses tracing terus berlanjut. Tim masih menggali informasi terhadap kontak pasien Covid-19 ini.

"Nanti dia sempat kontak dengan siapa lagi, sejauh mana dia kontak dengan orang tersebut, kita cari informasi ke sana, kita tracing lagi. Jadi memang prosesnya terus berjalan, tidak berhenti," ungkapnya.

"Bahkan kita ingin memutus mata rantai (penyebaran), jangan sampai yang pernah kontak sama pasien positif, kita lupa tracing, pas swab tahu-tahu dia kan bisa menularkan, seandainya dia positif," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru. com /Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved