TOPIK
Virus Corona di Pekanbaru
-
Tim menilai PSBM belum bisa digelar Kamis besok. Pemberlakuan PSBM membutuhkan Peraturan Walikota (Perwako).
-
Pemerintah Kota Pekanbaru memberlakukan dua jenis sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Ada sanksi administrasi dan sanksi kerja sosial.
-
Untuk itu para tenaga kesehatan harus disiplin mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) selama bertugas.
-
Sejauh ini proses tracing terus berlanjut. Tim masih menggali informasi terhadap kontak pasien Covid-19 ini.
-
Ada sembilan orang dari tiga KK yang jalani test swab. Sebab hasil rapid test mereka reaktif," jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini
-
Ia menyebut pemerintah kota berpedoman pada arahan Kementrian Agama RI dan fatwa MUI.
-
Sebanyak 10 orang warga yang melaksanakan rapid test pada Sabtu menunjukkan reaktif Covid-19
-
Aparat gabungan dari Kepolisian Pekanbaru, Satpol PP Pekanbaru dan Dinas Perindustrian Perdagangan (DPP) Pekanbaru bakal mengambil langkah kongkret
-
Kelurahan Delima Kecamatan Tampan bakal menjadi sasaran pelaksanaan rapid test massal oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
-
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru kembali melakukan rapid test massal.
-
Pasien Covid-19 di Kota Pekanbaru khususnya Kecamatan Tampan terbanyak berasal dari Kelurahan Sialang Munggu.
-
"Jadi untuk tahap awal bakal kita gelar rapid test di sana. Nanti menyusul kelurahan yang banyak kasus covid-19," papar Walikota Pekanbaru Firdaus
-
"Ada rencana kita siapkan 15.000 alat untuk rapid test," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com pada Kamis (7/5/2020).
-
Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Pekanbaru kini mencapai 29 kasus. Empat di antaranya meninggal dunia. Mayoritas berasal dari Klaster Malaysia.
-
Walikota Pekanbaru, Firdaus pun berencana menggelar rapid test atau test cepat massal di kawasan zona merah covid-19 kecamatan Tampan
-
Satlantas Polresta Pekanbaru diback up Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, melakukan penyekatan sejumlah ruas jalan.
-
Pemerintah Kota Pekanbaru memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terhitung mulai Jumat (1/5/2020).
-
Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Pekanbaru menunjukkan grafik penurunan sejak pertengahan April 2020. Berdasarkan hasil analisa
-
Eka menyebut bahwa April 2020 adalah puncak dari pertumbuhan PDP di Kota Pekanbaru. Tren kasus PDP setiap harinya turun
-
Komunitas sepatu roda Pekanbaru yang tergabung dalam Sky Inline Skate tergerak untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada ratusan warga
-
Saat baru dua ruas jalan sudah diberi penyekatan, yakni Jalan Jendral Sudirman dan Jalan HR Soebrantas. Nantinya juga jalan-jalan di zona merah ini.
-
Mereka menolak karena meminta sesuai yang diusulkan, tapi tim verifikasi tetap berpedoman pada kriteria yang ada," terang Walikota Pekanbaru Firdaus
-
Seluruh bandara di bawah naungan PT Angkasa Pura II (Persero) menghentikan layanan penerbangan domestik.
-
Gubernur Syamsuar mengimbau kepada masyarakat Riau dan pendatang untuk tetap di Riau, lebaran di sini saja.
-
Pemerintah Kota Pekanbaru meniadakan tradisi petang megang tahun ini karena masih dalam kondisi pandemi covid-19.
-
"Kini sudah ditandangani, sedang proses di pemerintah provinsi," ujar Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Norpendike
-
Pembuatan APD tenaga medis yang merupakan pesanan salah satu rumah sakit yang ada di Riau yang sesuai dengan standard keamanan.
-
Para pedagang tetap berjualan di sana. Mereka mengabaikan protokol kesehatan selama pemberlakuan PSBB.
-
Ia belanja sayuran di pasar untuk dijual eceran di depan rumah maupun dijajakan melalui media sosial.
-
Jalan masuk ke Komplek NTC di Jalan Amal Hamzah Pekanbaru ditutup portal, Minggu (19/4/2020).