Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Nyata! Inilah Putra Singgulung dan Putri Singgulung, 2 Ekor Harimau yang Diduga Pernah Hadang Warga

Kedunya sudah berada di lokasi yang aman untuk kesehatan. Mereka adalah Putra Singgulung dan Putri Singgulung

Editor: Budi Rahmat
tribunpekanbaru.com
Harimau Sumatera Corina di lokasi penangkaran di Kabupaten Dharmasraya, Kamis (9/4/2020). Kondisi Harimau yang terjerat di HTI RAPP di Kawasan Teluk Meranti, Pelalawan, Riau itu kini semakin membaik. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Nyata! inilah Putra dan Putri Singgulung dua ekor harimau yang pernah menghadang warga.

Kedua harimau ini sebelumnya kerap dilihat warga. Baik seklias maupun jejak kakinya.

Putra dan Putri Singgulung menjadi dua nama yang kini sudah berada aman dan juga aman bagi warga.

Putra Singgulung merupakan Harimau Sumatera (panthera trigis sumatrae) yang tertangkap di Kabupaten Solok.

Direktur Eksekutif YAD, Catrini Kubontubuh saat dihubungi TribunPadang.com , Senin (29/6/2020), mengatakan harimau yang baru saja tertangkap juga akan dibawa ke Pusat Rehabiliasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) yang dikelola oleh Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (YAD).

Seekor harimau tertangkap di Rimbo Cimoneang, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumbar, Sabtu (13/6/2020).
Seekor harimau tertangkap di Rimbo Cimoneang, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumbar, Sabtu (13/6/2020). (Istimewa)

 Namun, namanya sudah disiapkan. 

"Harimau itu telah disediakan namanya dan diberi nama Putra Singgulung," katanya.

Sebelumnya, harimau Sumatera juga tertangkap di lokasi yang sama, yaitu di Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumbar.

Catrini mengatakan kalau harimau yang sebelumnya sudah diperiksa kesehatannya dan diberi nama Putri Singgulung.

Setelah dilakukan penimbangan Putri Singgulung memiliki berat 49,3 kg.

Panjang tubuh dari kepala sampai ujung ekor 175 cm, panjang kepala sampai pangkal ekor 101 cm, dan tinggi badan 73 cm.

Selain itu dilakukan juga pengambilan sampel darah dan feses.

Laporan rekam medis sudah dilaporkan ke BKSDA Sumbar dan KLHK.

Diberitakan sebelumnya, seekor Harimau Sumatera (Pantera Trigis Sumatrae) yang masuk perangkap besi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (28/6/2020) akan dibawa ke Pusat Rehabiliasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) yang dikelola oleh Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (YAD).

Direktur Eksekutif YAD, Catrini Kubontubuh saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan bahwa harimau yang baru saja tertangkap itu juga akan dibawa ke PR-HSD.

"Iya akan dibawa ke PR-HSD juga, yaitu dari Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Nantinya akan menempuh perjalanan ke Dharmasraya," sebutnya, Senin (29/6/2020).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved