Nyata! Inilah Putra Singgulung dan Putri Singgulung, 2 Ekor Harimau yang Diduga Pernah Hadang Warga
Kedunya sudah berada di lokasi yang aman untuk kesehatan. Mereka adalah Putra Singgulung dan Putri Singgulung
Kepala BKSDA Resor Solok, Afrilius saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan, meski jejak tak ditemui lagi, namun warga masih merasakan cemas.
Afrilius menjelaskan, jejak harimau tersebut sudah tidak ditemukan lagi di Areal Penggunaan Lain (APL) atau lahan masyarakat.
Dijelaskannya, sebelumnya ada tiga ekor harimau yang berkeliaran, dan satu ekor berhasil dievakuasi.
Harimau yang berhasil dievakuasi tersebut adalah anaknya, dan dua ekor lagi adalah induk serta anaknya.
Harimau yang telah ditangkap itu dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD).
Seekor Harimau Ditangkap
Seekor Harimau Sumatera berhasil tertangkap di Rimbo Cimoneang, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumbar, Sabtu (13/6/2020).
Kapolsek Kubung, AKP Afdimon saat dihubungi TribunPadang.com membenarkan adanya satu ekor harimau ditangkap.
"Harimau Sumatera telah tertangkap satu sekitar pukul 12.00 WIB di Rimbo Cimoneang, Nagari Gantung Ciri," katanya, Sabtu (13/6/2020).
Harimau tersebut masuk dalam satu dari dua perangkap yang telah dipasang oleh BKSDA sebelumnya.
"Yang memasang perangkap adalah pihak BKSDA dengan umpan seekor kambing dan satu ekor babi," katanya.
Ia menjelaskan, yang datang ke lokasi adalah Wali Nagari Gantung Ciri, Bhabinkamtibmas Gantung Ciri, warga berjumlah lebih kurang 15 orang, dan tim BKSDA beserta dokter hewan.
Ia menjelaskan tim BKSDA berhasil mengevakuasi satwa dilindungi tersebut sekutar pukul 19.00 WIB.
Sempat Adang Warga
Baru-baru ini, heboh 3 ekor harimau sumatera adang warga saat pulang dari ladang di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.
Tiga ekor harimau tersebut terdiri dari satu induk dan dua anaknya.
Induk harimau tersebut direncanakan untuk ditangkap, karena kakinya terluka.
Kaki yang terluka tersebut membuat kucing besar ini tidak dapat berburu di dalam hutan.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Resor Solok, Afrilius mengatakan, pihaknya telah melakukan pengusiran agar tidak mendekati pemukiman warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/harimau-sumatera-corina.jpg)