Berita Riau

Jamal Abdillah Bersaksi di Sidang Amril Mukminin, Semua Anggota DPRD Bengkalis Dapat Uang Ketok Palu

Amril dalam hal ini, diduga menerima gratifikasi dengan nilai Rp5,2 miliar terkait proyek peningkatan Jalan Duri - Sei Pakning.

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Nonaktif Amril Mukminin 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jamal Abdillah, terpidana kasus korupsi Bansos senilai Rp31 miliar, ikut bersaksi di dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Bupati Bengkalis nonaktif, Amril Mukminin, Kamis (2/7/2020).

Dimana Amril Mukminin dalam hal ini, diduga menerima gratifikasi dengan nilai Rp5,2 miliar terkait proyek peningkatan Jalan Duri - Sei Pakning.

Meski sedang menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Pekanbaru, tak menghalangi mantan Ketua DPRD Bengkalis periode 2009-2014 untuk bersaksi.

Disebutkan Jamal, dirinya selaku pihak yang menerima langsung uang ketok palu untuk pengesahan APBD Bengkalis tahun 2013.

Total uang Rp2 miliar itu diterimanya dari Ribut Susanto, yang dikenalnya sebagai orang dekat Bupati Bengkalis saat itu, Herliyan Saleh.

"Rp2 miliar dari Ribut Susanto. Itu (untuk) pengesahan," kata Jamal

Uang tersebut diterimanya saat berada di Pekanbaru, kemudian dibawa menuju Bengkalis.

"Beliau (Ribut) tak pernah menceritakan, saya pun tak pernah bertanya (soal sumber uang)," aku Jamal dalam persidangan.

Selanjutnya diungkapkan mantan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, uang tersebut lalu dibagi-bagi oleh Jamal untuk seluruh anggota dewan di Bengkalis saat itu.

Ia pun memerintah bawahannya, Syahrul Ramadhan untuk memasukkan ke dalam amplop.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved