Breaking News:

Tahun Ajaran Baru, Begini Mekanisme Pembelajaran SMA Sederajat di Pelalawan, Tak Ada Tatap Muka

Siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Pelalawan yang telah diterima di sekolah tampaknya harus bersabar untuk bisa belajar

Penulis: johanes | Editor: Ilham Yafiz
unsplash @andrewtneel
Ilustrasi Sekolah Online, atau Daring. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Pelalawan yang telah diterima di sekolah tampaknya harus bersabar untuk bisa belajar di kelas.

Pasalnya, sistem belajar pada tahun ajaran 2020-2021 ini dilakukan secara daring atau online seperti sebelumnya.

Hal itu dilakukan mengingat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) belum tuntas sepenuhnya di Provinsi Riai termasuk di Kabupaten Pelalawan.

Proses belajar mengajar tanpa tatap muka masih dipertahankan, dimana siswa dan guru tetap berada di rumah dan dihubungkan secara virtual.

"Kita belum diizinkan untuk belajar tatap muka. Tetap memakai sistem daring," ungkap Kepala SMAN 2 Pangkalan Kerinci, Wartono M.Pd, kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (9/7/2020).

Wartono menyebutkan, belajar dengan tatap muka hanya diizinkan bagi daerah yang zona hijau Covid-19. Sedangkan Pelalawan masih masuk kategori zona kuning dan belum bisa menerapkan belajar seperti biasa sebelum pegbluk Corona menyebar.

Bagi siswa yang tidak memiliki handphone android atau perangkat pendukung lainnnya untuk virtual, hal itu bisa disiasati dengan menjemput langsung tugas yang diberikan. Siswa bisa mendatangi ke rumah guru atau tempat yang ditentukan, untuk mendapatkan tugas-tugasnya.

"Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) juga dilakukan secara virtual. Karena tak bisa mengumpulkan orang banyak," tambahnya.

Kepala SMAN 1 Pelalawan, Syahrial M.Pd mengungkapkan pernyataan serupa. Sistem belajar melalui media daring masih dilanjutkan dalam tahun ajaran baru yang akan dimulai tanggal 13 Juli mendatang. Perangkat komunikasi dan internet digunakan untuk mengefektifkan pembelajaran, khususnya bagi siswa yang baru masuk atau semester satu ini.

"Informasi ini juga akan kita sampaikan kepada siswa dan orangtua murid," katanya.

Namun untuk MPLS, pihaknya tetap akan mengumpulkan siswa baru sama pengenalan sekolah dan lingkungan belajarnya.

BACA JUGA:

Kisah Pengusaha Cantik Bertahan Saat Covid-19 Bisnis Advertising Alih Produksi Faceshield

China Isyaratkan Berdamai dengan Amerika Serikat, Tak Berniat Menghadapinya Secara Komprehensif

Menhan Prabowo Diminta Presiden Jokowi Beli Produk Dalam Negeri, Belanja Yang Produk-produk Kita

Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, menjaga jarak, hingga menyiapkan media pencuci tangan. Duduknya juga akan dibuat berjalan dan kegiatannya cuman satu hari. Setelah itu kemudian dilanjut dengan belajar virtual.

Orangtua siswa menyambut baik rencana belajar via daring ini, mengingat ancaman virus Corona masih harus diwaspadai jika pembelajaran tatap muka dipaksakan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved