Breaking News:

Pendidikan Era New Normal: Kakak Beradik Gantian Belajar Online, Memulung Buat Beli Paket Internet

Roma yang sehari-hari menjadi pemulung cilik ini juga harus siap membagi waktu antara belajar dan memulung.

TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Roma, siswi SMP yang sehari-hari memulung untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran daring, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah sudah mengatur agar proses belajar dapat dilakukan secara daring.

Untuk belajar secara daring dengan kebutuhan paket internet yang cukup tinggi, membuat beberapa siswa yang berada dalam lingkup ekonomi bawah harus berjuang untuk dapat memenuhi kebutuhan belajar.

Seperti yang dilakukan siswa kelas satu SMP yang tinggal di Jalan Pintu Air IV, Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.

Roma Jelita Boru Sirait harus berbagi ponsel dengan sang kakak agar dapat mengikuti kegiatan belajar lewat daring di sebuah rumah sederhana berdinding semen tersebut.

Pagi hari, ia menjalankan aktivitas belajar mengajar secara daring.

Sedangkan siang hingga sore hari, barulah Roma mencari uang dengan cara memulung.

KERJASAMA Biadap Suami-Istri yang Menikam Ibu Kost: Lupa Berapa Tikaman

Pakai Bahan Alami, Inilah CARA Sederhana Menghilangkan Bopeng atau Menghilangkan Bekas Jerawat

Jika di Indonesia Lontong, Nasi Goreng & Lainnya, 8 Negara Ini Juga Punya Menu Sarapan Tradisional

"Dari pagi saya beresi rumah dulu, terus jam 8.30 saya belajar sampai jam 11. Siap belajar saya istirahat bentar lalu pergi memulung. Kalau mulung biasanya lima jam sampai di jam 5 sore nanti. Kalau untuk perjalanannya kira-kira setengah jam," ungkap Roma kepada Tribun Medan, Rabu (29/7/2020).

Roma sudah mulai menjadi pemulung cilik sejak dua hingga tiga tahun lalu, bersama ibu dan kakaknya.

Ayahnya yang sudah tidak bersama mereka lagi menjadikan tiga anggota keluarga ini harus berjuang memulung sampah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Roma tidak menyangkal bahwa kegiatannya memulung turut sedikit mengganggu konsentrasinya untuk mengikuti pembelajaran daring.

"Kalau belajar onlinenya ini ada kendala, kadang terganggu belajarnya karena memulung jadi tidak konsentrasi. Kalau HP tidak punya jadi pake punya mamak, bagi dua dengan kakak. Jadi kalau kami belajar gantian setiap jam," ujar Roma.

Ponsel pintar yang ia pergunakan bersama kakaknya ini dimaksimalkan mereka seefektif mungkin agar paket internet dapat digunakan secara hemat.

BACAAN Doa Menyembelih Hewan Kurban: Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

NASKAH Khutbah Idul Adha 2020: DOWNLOAD Khutbah Idul Adha dari MUI

Jurnalis Ini Mengaku Pernah Bertemu Egianus Kogoya, Pimpinan KKB Papua: Usia Remaja & Terpelajar

Setiap bulannya, Roma dan sang kakak menjatah Rp 75 ribu untuk 15 GB.

"Kalau untuk beli paketnya ini kami bagi dua pakai uang aku sama kakak. Terus ada juga ditambah dari uang jajan yang dikasih mamak," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved