Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

SOSOK Djoko Tjandra: 11 Tahun Keliling Dunia Ternyata Uangnya Dari Sini

Selain properti, grup yang pada 1998 memiliki aset Rp 11,5 triliun itu merambah sektor keramik, metal, dan gelas.

Kompas.com/Danu Kusworo
Djoko Tjandra 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nama Djoko Tjandra akhir-akhir ini terus menjadi perhatian. buronan yang melarikan diri selama 11 tahun keliling dunia itu menjadi perhatian karena sempat pulang ke Indonesia dengan bebas.

Dirinya sekaan kebal hukum hingga tak ditangkap meski belum pernah menjalankan hasil vonis.

Belakangan ketahuan Djoko Tjandra ternyata bukan orang sembarangan.

Berikut ini Sumber Uangnya hingga bebas ke luar negeri.

Cek kisahnya: 

Mendapat sorotan publik sejak 1999, kasus skandal korupsi Bank Bali mulai menemui titik terang.

Setidaknya, pelaku utamanya, Djoko Tjandra akhrinya ditangkap Bareskrim Polri di Malaysia.

Dia diketahui bersembunyi Negeri Jiran sebelum ditangkap tim khusus Bareskrim. Pria yang diketahui pernah menjadi warga negara Papua Nugini itu digelandang ke Indonesia setelah melarikan diri ke luar negeri sejak tahun 2009.

Ramalan Zodiak Sabtu 1 Agustus 2020: Virgo Alami Hubungan Berdampak Negatif dan Libra Lagi Sedih

Korban Prostitusi Online, Tapi Mau, Vernita Syabilla : Manusia Tak Ada yang Sempurna

Gara-gara Minuman Soda Bercampur Obat Tetes Mata, Kegadisan Remaja 16 Tahun Direnggut di Kebun Teh

Lalu sebenarnya siapa Djoko Tjandra?

Dalam kasus skandal Bank Bali, Djoko Tjandra adalah Direktur PT Era Giant Prima.

Namanya juga dikaitkan dengan kelompok bisnis Grup Mulia. 

Gurita bisnis Djoko Tjandra juga diketahui melebarkan sayapnya ke Malaysia. 

Diberitakan Harian Kompas, 17 Juli 2020, satu properti Djoko Tjandra di negara tetangga tersebut adalah gedung Exhange 106 di kawasan Tun Razak Exchange, Kuala Lumpur.

Menurut kuasa hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, kepemilikan Djoko Tjandra atas properti di Kuala Lumpur tersebut didapat melalui grup usahanya.

"Pak Joko sudah nyaman berada di Malaysia. Dia tidak ingin berada di Indonesia untuk tinggal. Dia datang hanya untuk meluruskan haknya," ujar Anita.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved