Tribun Ngopi
Wawancara Khusus, Hardianto, SE, Sekretaris DPD Partai Gerindra Riau
DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Riau menyambut penuh optimistis Pilkada serentak di 9 daerah di Riau pada Desember 2020.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM - DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Riau menyambut penuh optimistis Pilkada serentak di 9 daerah di Riau pada Desember 2020.
Target kemenangan yang diusung bukan main-main, 100 persen.
Baik itu untuk calon yang diusung sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah.
Hingga awal Agustus ini, rekomendasi DPP Gerindra sudah ditetapkan untuk enam Pilkada di Riau yakni, Pilkada Bengkalis, Siak, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan.
Dalam waktu dekat, DPP Gerindra akan segera mengeluarkan rekomendasi bakal calon kepala daerah untuk Pilkada Kuantan Singingi, Dumai, dan Rokan Hilir.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Riau, Hardianto, SE, mengatakan, dalam penetapan calon kepala daerah yang diusung tak dikenal istilah mahar. Namun ia tak menampik butuh biaya tinggi untuk maju di Pilkada.
"Biaya politik wajib hukumnya bagi calon, ketika kami (partai, red) memiliki motor-motor politik untuk di 'push' bergerak memenangkan calon yang didukung tentu dibutuhkan pulsa dan paket data dalam kontek kebutuhan komunikasi, butuh bensin untuk transportasi. Tak ideal dan etis kami menggunakan kas partai, kerjasama seperti inilah yang dibicarakan dengan calon," jelas Hardianto, dalam bincang 'Ngopi' konten video digital Tribun Pekanbaru yang tayang di kanal YouTube Tribun Pekanbaru Official pada Rabu (5/8/2020).
Berikut selengkapnya wawancara khusus Tribun dengan Hardianto terkait persiapan Gerindra menatap Pilkada di 9 daerah di Riau:
• Kapolres Meranti Sebut Perlu Pendisiplinan Pedoman Protokol Kesehatan untuk Penanganan Covid-19
• Tumbuh di Lahan Gambut, Harumnya Aroma Kopi Liberika Kepulauan Meranti Berpotensi Tingkatkan Ekonomi
• Belum Selesai Urusan dengan IDI, Jerinx Kembali Dipolisikan, Kali Ini Diduga Menghina Seorang Warga
Tribun :
Seperti apa persiapan Gerindra menyambut Pilkada 9 daerah di Riau?
Hardianto :
Hampir semua partai yang punya kursi dan pelaku di Pilkada 9 daerah di Riau sudah bersiap. Secara struktural kami telah menyiapkan motor-motor politik partai. Artinya makin mendekati masa pendaftaran, dukungan dari Partai Gerindra sudah 'clear' dari DPP. Tinggal penguatan jaringan partai untuk memenangkan calon yang diusung partai kami.
Tribun :
Bagaimana jalannya proses penentuan calon dari Gerindra?
Hardianto :
Alhamdulillah, sampai detik ini, mulai dari tingkat DPP yang mengarahkan kami di tingkat DPD dan DPC, kita komitmen menjalankan mekamisme partai. Diawaili dengan proses penjaringan bakal calon di PDC masing-masing, selanjutnya diserahkan ke DPD untuk tahapan seleksi administrasi, dilaksanakan 'fit and propert test'. Berikutnya DPC dan DPD melakukan pleno penetapan bakal calon diusung untuk seterusnya mengusulkan yang memiliki kapasitas dan kapabilitas ke DPP. Nah, DPP memiliki hak prerogatif untuk menilai bakal calon yang mendaftar dan memutuskan dengan pertimbangan yang objektif.
Tribun :
Kenapa Gerindra tidak sekaligus mengumumkan calon yang diusung di Riau?
Hardianto :
Politik ini kan dinamis ya, artiinya dari 9 kabupaten/kota di Riau tinggal 3 daerah yang belum ditetapkan. Target kita bagaimana kader bisa maju, ini yang masih digodok. Di Dumai mudah-mudahan kita bisa positioning di kursi nomor dua (calon wakil wali kota). Di Rohil kita juga terus membangun komuniasi dan mulai mengerucut calon yang bakal diusung. Begitu juga di Kuansing. Di tiga daerah itu tinggal persoalan komunikasi politik saja. Dalam satu dua minggu ini akan 'clear' lah.
Tribun :
Komposisi penentuan posisi calon kader Gerindra di Pilkada?