KISAH 19 Anak Yatim dan Piatu serta Miskin dan Duafa Tidur Beralas Tikar dan Kadang Direndam Banjir
Anak-anak di sini ada yang yatim, ada juga piatu. Usianya yang paling kecil 4 tahun, dan yang besar sudah masuk SMA. Bagaimanapun kami bersyukur
Penulis: Alex | Editor: Nolpitos Hendri
"Senang tinggal di sini banyak teman, ada pohon-pohon.
Bisa makan rame-rame.
Bisa belajar sama Abang dan kakak di sini," kata Rangga polos.
Ketua yayasan panti asuhan tersebut, Ibrahim Jacky mengatakan, ia dan anak-anak sebenarnya sudah cukup bersyukur bisa pindah ke tempat yang lebih baik di sana.
Sebelumnya mereka tinggal di kawasan Palas dan juga mengontrak rumah di sana.
Namun karena kurang kondusif, ia pun mencari tempat baru yang lebih baik.
Namun tetap saja masih banyak kekurangan yang dibutuhkan.
"Anak-anak di sini ada yang yatim, ada juga piatu.
Usianya yang paling kecil 4 tahun, dan yang besar sudah masuk SMA.
Bagaimanapun kami bersyukur tinggal di sini.
Tapi tetap masih banyak kekurangan yang dibutuhkan," kata Ibrahim kepada Tribun, Senin (10/8/2020).
Jika dihitung-hitung, kebutuhan dan biaya anak-anak setiap bulannya diperkirakan Ibrahim adalah sekitar Rp 8 hingga Rp 9 juta, termasuk biaya sekolah dan belanja sehari-hari.
Namun jumlah yang diperoleh dikatakannya masih jauh dari harapan.
"Tapi Alhamdulillah untuk makan sehari-hari tercukupi.
Semua anak-anak tidak kekurangan makanan.