Breaking News:

Berita Riau

Masih Persiapkan Teknis, Disdik Inhil Riau Belum Terapkan Belajar Tatap Muka di Sekolah

Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil mengaku masih mempersiapkan diri sebelum menerapkan sistem belajar tatap muka di sekolah

istimewa
Masa pengenalan sekolah secara tatap di SMAN 1 Tembilahan, Inhil, Riau beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Pemerintah telah mengizinkan sekolah yang masuk di wilayah zona kuning atau risiko rendah Covid-19 untuk melakukan proses belajar mengajar tatap muka.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) per tanggal 2 Agustus 2020 mengeluarkan daftar sebanyak 163 zona kuning yang kiranya nanti ini akan bisa dilakukan kegiatan belajar tatap muka.

Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masuk sebagai satu diantara wilayah yang dinyatakan zona kuning sehingga bisa melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil mengaku masih mempersiapkan diri untuk mewujudkan hal tersebut.

Walikota Dumai Riau Tak Mau Gegabah, Terkait Penerapan Sistem Sekolah Tatap Muka di Sekolah

Gantikan Dede Firmansyah, Jufliyanto Nakhodai Asita Riau 5 Tahun ke Depan

Berkat Perusahaan Asal Medan, Harga Karet di Kuansing Tembus Rp 8.000-an Per Kilogram

Plt Kepala Disdik Inhil Fathurrahman, S.Ag menuturkan, pihaknya akan menggelar rapat internal untuk mempelajari petunjuk tersebut.

Sebelum memutuskan apakah sekolah di Kabupaten Inhil akan kembali melakukan tatap muka .

“Besok belum (tatap muka), kita rapatkan baru kita sampaikan ke pimpinan (Bupati) kan keputusan kepala daerah. kita yang di dalam (dinas) dulu rapat,” ungkap Fathurrahman kepada Tribunpekanbaru.com , Minggu (9/8/2020).

Menurutnya, sebelum itu juga akan mengkoordinasikan dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) untuk bersama-sama menghadap ke Bupati Inhil atau gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

“Secepatnya akan kita keluarkan surat edaran atau juknis. Minggu ini belum (tatap muka) dan masih daring, kan ada juga kurikulum yang dirampingkan, itu akan kita sampaikan. Teknisnya kita godok, InsyAllah dua minggu kedepanlah baru bisa kita cobakan,” tuturnya.

Sementara itu mengenai pelaksanaan belajar mengajar secara daring selama massa pandemi Covid-19, menurut pria yang akrab disapa Fathur ini memiliki banyak kendala yang dikeluhkan orangtua dan murid.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved