Breaking News:

Citizen Journalism

Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Melalui Program Merdeka Belajar

Program Merdeka Belajar menjadi salah satu terobosan Kementerian Pendidikan di era Nadiem Makarim saat ini.

Editor: Sesri
Istimewa
Siswa SD 06 Selatpanjang melakukan pembelajaran dengaj siaran radio menggunakan HT Selasa (4/8/2020). 

Kearifan lokal sebagaimana yang disebut Nadiem patut dijadikan sorotan utama dalam proses pengembangan pendidikan Indonesia. Sebab, era digitalisasi terus menggerus nilai-nilai tersebut.

Padahal, budaya lokal di Indonesia kaya dengan nilai-nilai kehidupan dan bisa membentuk karakter individu menjadi lebih baik.

Sehingga, nilai-nilai ini sudah sepatutnya juga terus digali dan dilestarikan serta menjadi bahan ajar wajib di setiap sekolah.

Seperti di Provinsi Riau yang dikenal sebagai pusat peradaban Melayu. Terdapat banyak karya-karya tulisan yang sarat makna dari Bumi Lancang Kuning ini. Seperti Tenas Effendy dan Raja Ali Haji.

Salah satu karya tersohor dari Tenas Effendi ialah Tunjuk Ajar Melayu. Karya sastra yang dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WDTB) Indonesia itu juga tengah diajukan sebagai warisan Dunia kepada badan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tunjuk ajar melayu ini mengandung 25 pemikiran tentang nasihat dan petuah. Pada setiap butirnya mengandung nilai konseling spiritual yang dapat digunakan untuk membimbing dan membentuk karakter.

Beberapa sifat yang terkandung pada karya sastra ini antara lain sifat tahu asal mula jadi, tahu berpegang pada Yang Satu, sifat tahu membalas budi, sifat hidup bertenggangan, mati berpegangan, sifat tahu kan bodoh diri, sifat tahu diri, sifat hidup memegang amanah, sifat benang arang, sifat tahan menentang matahari dan sebagainya.

Selanjutnya, karya Gurindam Dua Belas, Raja Ali Haji. Pada setiap pasal, Raja Ali Haji menerangkan petuah yang sangat bernilai untuk dijadikan pegangan hidup.

Seperti pada pasal ke 10, Dia menuliskan:

Dengan bapa jangan durhaka,
Supaya Allah tidak murka.
Dengan ibu hendaklah hormat,
Supaya badan dapat selamat.
Dengan anak janganlah lalai,
Supaya boleh naik ke tengah balai.
Dengan kawan hendaklah adil,
Supaya tangannya jadi kapil (kapil: membantu dikala kesusahan)

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved