Breaking News:

Jika Penikam Syekh Ali Jaber Gila, yang Lalai Menjaganya Bisa Kena Pidana Kata Pakar Ini

Reza juga mempertanyakan para pelaku penyerangan pemuka agama pada kejadian-kejadian terdahulu, yang disebut juga mengidap gangguan jiwa.

Editor: CandraDani
Tribunnews.com
Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel mempertanyakan gangguan jiwa yang diduga diderita Alfin Andrian (24) pelaku penikaman pendakwah Syekh Ali Jaber.

"Gangguan jiwa tipe apa? Apakah termasuk tipe yang mendapat pemaafan hukum?" tanya Reza, Senin (14/9/2020).

"Pihak yang bertanggung jawab menjaga orang sakit jiwa, tapi lalai, sehingga orang sakit jiwa tersebut membahayakan orang lain, bisa dikenai pidana," tambahnya.

Reza juga mempertanyakan para pelaku penyerangan pemuka agama pada kejadian-kejadian terdahulu, yang disebut juga mengidap gangguan jiwa.

"Mereka dirawat?," tanya dia lagi.

Kasus Penikaman Syekh Ali Jaber, MUI Minta Bongkar Kalau Ada Jaringan yang Mendukung di Belakangnya

Menurutnya hakim dapat memerintahkan agar pelaku semacam itu dirawat di RS jiwa.

"Tapi jika kasus buru-buru disetop di tingkat penyelidikan, bagaimana mungkin perintah hakim tersebut bisa ada," ujarnya.

Peristiwa yang menimpa Syekh Ali Jaber terjadi di Masjid Falahudin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 17.10 WIB.

Saat itu, pelaku datang di lokasi tempat Syekh Ali Jaber bertausiah.

Beruntung Syekh Ali Jaber tidak mengalami luka fatal. Sementara pelaku berhasil dibekuk polisi.

Luka Akibat Penikaman Sampai Pisau Patah, Syekh Ali Jaber Justru Kasihan Pada Pelaku

Video: Sedang Ceramah di Bandar Lampung, Syekh Ali Jaber Ditusuk Seorang Pria

Polisi: Ditemukan Beberapa Kejanggalan

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved