Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Indonesia Ramai-ramai Disorot Media Asing, Begini Kata Mereka

Tak tanggung-tanggung, sejumlah media asing populer pun ambil bagian dalam pemberitaan aksi demo tolak UU Cipta Kerja di Indonesia.

Editor: Guruh Budi Wibowo
AFP via Capture Aljazeera
pengunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja diamankan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Aksi demo tolak UU Cipta Kerja yang terjadi di hampir seluruh penjuru wilayah Indonesia menjadi perhatian media asing. 

Tak tanggung-tanggung, sejumlah media asing populer pun ambil bagian dalam pemberitaan aksi demo tolak UU Cipta Kerja di Indonesia.

Adapun media asing ternama yang memberitakan aksi demo di Indonesia yaitu, BBC dan Al Jazeera, sedangkan dua media asing lain yaitu Reuters dan New York Times menyoroti pengesahan UU setebal 905 halaman tersebut.

Di artikel BBC terbitan Kamis (8/10/2020), tertulis puluhan ribu massa turun ke jalan di hari ketiga unjuk rasa menentang undang-undang kontroversial, yang oleh para kritikus dinilai bakal merugikan pekerja dan buruh.

"Unjuk rasa terjadi di seluruh negeri. Ratusan orang ditahan di Jakarta. Ratusan lainnya ditahan saat kerusuhan dan protes di kota-kota lain pekan ini," tulis BBC.

"Polisi Indonesia menahan setidaknya 400 pengunjuk rasa, termasuk beberapa yang diduga bersenjata seperti bom molotov dan senjata tajam," lanjutnya.

aksi demo tolak UU Cipta Kerja ricuh
aksi demo tolak UU Cipta Kerja ricuh (AVP via capture Aljazeera)

Dijelaskan pula oleh media ternama asal Inggris itu, bahwa pemerintah membuat UU ini untuk membantu perekonomian Indonesia yang telah dipukul telak akibat pandemi virus corona.

BBC mengutip perkataan Presiden RI Joko Widodo, yang dalam wawancara pada Januari menyebut UU Cipta Kerja untuk menyederhanakan birokrasi dan membuka lebih lebar pintu bagi investor asing.

"Kita ingin mempermudah (proses) perizinan dan birokrasi, kita ingin cepat, jadi diperlukan harmonisasi hukum untuk menciptakan pelayanan yang cepat, pembuat kebijakan yang cepat, agar Indonesia lebih cepat merespons setiap perubahan dunia," ucap Jokowi kepada BBC.

Media yang didirikan pada 18 Oktober 1922 itu lalu menyoroti isi omnibus law UU Cipta Kerja, di antaranya penghapusan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) yang ditetapkan gubernur masing-masing wilayah, pengurangan batasan outsourcing, dan pelonggaran standar lingkungan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved