Breaking News:

Kampar

TNI Bantu Sediakan Hotspot dan Kuota Internet Untuk Belajar Daring Siswa di Rumbio Jaya Kampar

Pemberian fasilitas ini guna membantu masyarakat kurang mampu dalam menjalankan aktifitas belajar daring yang dilakukan saat ini.

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: CandraDani
Istimewa
Para pelajar di Desa Simpang Petai Kecamatan Rumbio Jaya, Kampar-Riau, memanfaatkan fasilitas jaringan internet dan kuota gratis yang disediakan Babinsa Koramil 07/Kampar Kodim 0313/KPR. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Babinsa Koramil 07/Kampar Kodim 0313/KPR fasilitasi jaringan internet dan kuota gratis kepada pelajar kurang mampu di Desa Simpang Petai Kecamatan Rumbio Jaya.

Pemberian fasilitas ini guna membantu masyarakat kurang mampu dalam menjalankan aktifitas belajar daring yang dilakukan saat ini.

Danramil 07/Kampar Kapten Infantri Asril, Rabu (14/10) menuturkan pemberian fasilitas ini juga membantu anak-anak agar tidak kesulitan dalam pembelajaran secara online selain itu dapat meringankan beban biaya bagi anak maupun orangtua.

Baca juga: Pemkab Kampar Sebut PSBM Mampu Menekan Angka Positif Covid-19

Baca juga: Jam Kerja Pegawai di DPRD Kampar Berubah Usai Ada Staf Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: Jajaran Staf di DPRD Kampar Ikuti Swab Test Setelah Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19

"Dengan langkah ini diharapkan para siswa dapat bertukar pikiran dengan anak seusianya dalam pembelajaran secara online tersebut serta mengurangi penggunaan pengeluaran untuk pembelian pulsa internet," ungkapnya.

Ia mengatakan tidak semua pelajar mampu memenuhi sarana untuk melakukan belajar daring.

"Dengan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka," ungkapnya.

Dengan cara ini tentunya akan memudahkan proses belajar daring dan tiada lagi siswa yang tidak menerima pembelajaran semestinya karena sistem pembelajaran daring.

Baca juga: Satu Lagi Nakes di Riau Gugur, Bidan Puskesmas di Kampar Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Baca juga: Kejati Riau Telaah Dugaan Penyimpangan Penerbitan IUP PT AA di Kampar yang Libatkan Mantan Bupati

Untuk diketahui proses pembelajaran daring dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Beberapa bulan terakhir proses pembelajaran seperti ini dilakukan.

Tidak sedikit orang tua siswa merasa keberatan karena pengeluaran untuk pembelian kuota jaringan internet dan juga penyediaan sarana seperti smartphone, serta kondisi ketersediaan jaringan yang tidak memadai.(Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved