Pelalawan
Lima Proyek Ini Riskan Tak Selesai, Pemda Pelalawan Minta OPD dan Kontraktor Gesa Pengerjaan
Dibutuhkan pengawasan yang ketat dari pihak dinas dan konsultan kepada kontraktor terkait. Belum lagi musim hujan yang mengancam pelaksanaan proyek.
Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Nilai anggaran mencapai Rp 10 M dengan progres pekerjaan masih 61 persen.
Proyek ini dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan dari APBN.
"Pimpinan meminta jangan sampai proyek-proyek ini putus kontrak dan tidak selesai. Apalagi ini periode terakhir kepala daerah. Pembangunan infrastruktur harus selesai," tambah Zulfan.
Dibutuhkan pengawasan yang ketat dari pihak dinas dan konsultan kepada kontraktor terkait.
Selain itu penambahan waktu serta pasokan material bangunan juga perlu dikontrol.
Belum lagi musim hujan yang akan mengancam pelaksanaan pekerjaan proyek.
Wakil Ketua DPRD Pelalawan, Syafrizal SE, meminta Pemda Pelalawan fokus menuntaskan program yang telah dianggarkan pada APBD tahun 2020.
Selain itu, perlu langkah-langkah untuk mengantisipasi agar tidak adanya proyek yang terbengkalai karena tidak selesai hingga akhir masa kontrak.
"Pemda harus lebih serius, khusus OPD yang memilik banyak proyek. Agar semuanya tuntas sebelum tahun anggaran berakhir," tandas Syafrizal. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rapat-evaluasi-kantor-bupati-pelawan.jpg)