Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

Kasus Cabup Mursini dan Istri yang Libatkan ASN Pilkada Kuansing Ternyata Sudah SP3 Pekan Lalu

Polres Kuansing sudah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) pekan lalu dan dibenarkan oleh Kepala Kejari Kuansing.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/ Palti Siahaan
Calon Bupati Kuansing H Mursini dan istri Hj Emi Mursini kala memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2019 lalu 

Pada 29 September, Emi Safitri Mursini ternyata sudah mengajukan cuti ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing.

Karena Emi berstatus ASN Pemprov Riau, surat tersebut diteruskan ke Pemprov Riau. Pada 12 Oktober, sekolah yang menaungi Emi juga mengajukan surat cuti ke Pemprov Riau.

Sebelumnya, pada 23 Oktober lalu, Bawaslu Kuansing menaikkan status kasus ini ke penyidikan setelah hasil Rapat Sentra Gakkumdu 2 (SG 2) yang di hadiri oleh Kapolres, Kajari, Ketua Bawaslu, Kasat Reskrim, Kasi Pidum dan semua anggota Sentra Gakkumdu Bawaslu Kuansing sepakat untuk melanjutkan ke penyidikan. Berkas kasus ini diserahkan ke Polres Kuansing.

Sentra Gakkumdu Bawaslu Kuansing sebelumnya juga telah melakukan klarifikasi dan kajian terhadap dua dugaan pelanggaran dalam tahapan kampanye tersebut.

Baca juga: Jadwal Debat Pilkada Kuansing Berubah Jadi 30 November 2020, Digelar di Pekanbaru, Apa Alasannya?

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun di Kuansing Riau, Belajar Tatap Muka Belum Disetujui

Telah meminta keterangan dari Penemu, Terlapor, Saksi, Ahli Pidana, Ahli Tata Negara, Ahli Bahasa, Kadis Pendidikan Provinsi Riau, Kabid Pengembangan & Supervisi Kepegawaian BKN Regional XII Pekanbaru.

Dua perkara tersebut bernomor 04/TM/PB/Kab-KS/04.07/X/2020 dan temuan nomor 05/TM/PB/Kab-KS/04.07/X/2020. Menaikkan ke tahap penyidikan, dua perkara tersebut dinilai memenuhi unsur Pasal 188 jo 71 ayat 1 kemudian Pasal 189 jo Pasal 70 ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016.

Kasus ini merupakan temuan Bawaslu Kuansing. Bukan aduan masyarakat.

Di Pilkada Kuansing, Cabup Mursini berstatus sebagai petahana. Setelah pisah dengan wakilnya Halim, Mursini menggandeng Indra Putra di Pilkada 2020. Halim sendiri juga maju sebagai calon bupati yang menggandeng Komperensi.

Pilkada Kuansing hanya diikuti 3 pasangan calon. Mursini – Indra Putra bernomor urut 2. Halim – Komperensi nomor urut 3. Sedangkan nomor urut 1 yakni Andi Putra – Suhardiman Amby. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved