Breaking News:

Pilkada Inhu

Terduga Pelaku Politik Uang di Pilkada Inhu Sudah 2 Kali Dipanggil Bawaslu,Sampai di Mana Prosesnya?

Pemanggilan dilakukan Bawaslu terhadap seorang terduga pelaku politik uang di Pilkada Inhu berinsial RDW

Net
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah dua kali melakukan pemanggilan.

Pemanggilan itu dilakukan terhadap seorang terduga pelaku politik uang berinsial RDW.

Namun hingga kini RDW tak kunjung memenuhi panggilan Bawaslu Inhu tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Inhu, Dedi Risanto. "Sudah dua kali kita panggil namun belum datang," ujarnya, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Nenek yang Terbaring Sakit RSUD PH Tembilahan Didatangi Tim Disdukcapil Inhil, Kenapa Ya?

Baca juga: Mandiri Syariah Lampaui Target Penyaluran Program Stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional

Baca juga: Paslon Nomor Dua Unggul 3,3 Persen dari Paslon Nomor Tiga di Pilkada Rohul, Jadwal Pleno PPK 3 Hari

Untuk informasi sebelumnya petugas mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana politik uang berinisial SPR (43), warga Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Inhu pada Selasa (8/12/2020) malam.

Dari tangan SPR, tim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang disimpan dalam kantong plastik hitam.

Berupa 1 lembar Surat Keputusan (SK) tentang daftar nama SK saksi relawan tim relawan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Inhu nomor urut 3 Hj Siti Aisyah, dan Agus Rianto dengan jumlah daftar nama sebanyak 115 orang.

Kemudian 1 kotak ditambah 46 lembar atau 146 lembar amplop putih merek paperline.

Masing masing amplop telah berisikan uang senilai Rp 50.000 sehingga total keseluruhan uang berjumlah Rp 7.300.000.

SPR diketahui tidak sendiri. Ia bersama dengan seorang rekannya berinisial RDW. Namun RDW kabur saat berpura-pura menjemput kartu Identitas.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved