Breaking News:

Seorang Perawat di AS Terinfeksi Covid-19 Setelah Suntik Vaksik Pfizer, Ini Penjelasan Ahli

petugas medis bernama Matthew W mendapat suntikan vaksin Pfizer di San Diego, California pada 18 Desember lalu.

Lindsey Parnaby / AFP
Praktisi Perawat Terri Welch menyiapkan dosis vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19, di Praktek Medis Grup Haxby dan Wigginton di Haxby, Inggris utara pada 22 Desember 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - 8 hari usai menerima vaksin Pfizer, seorang perawat instalasi gawat darurat di Amerika Serikat (AS) dinyatakan positif virus corona.

Melansir Metro, Rabu (30/12/2020) petugas medis bernama Matthew W mendapat suntikan vaksin Pfizer di San Diego, California pada 18 Desember lalu.

Namun pada malam Natal dia mulai menggigil, merasakan nyeri otot dan kelelahan.

Matthew yang bekerja di bangsal Covid di 2 rumah sakit San Diego lalu mengunjungi lokasi pengujian drive-thru pada 26 Desember dan kemudian dinyatakan positif Covid-19.

Meski begitu, kondisinya membaik. Meskipun perawat mengatakan dia masih merasa lelah.

Para ahli mengatakan, Matthew tertular Covid sesaat sebelum menerima vaksin atau selama 10-14 hari inkubasi yang dibutuhkan vaksin untuk bekerja usai disuntikkan.

Matthew juga mengeluh sakit lengan ringan setelah menerima suntikan vaksin.

Baca juga: Fantastis, Pemprov Riau Siapkan Rp 50 Miliar Untuk Pengadaan Vaksin, Begini Cara Pendistribusiannya

Baca juga: Kamis Besok, 1,8 Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China Akan Tiba Lagi di Indonesia

Baca juga: Amerika Serikat Ribut, Distribusi Vaksin Covid-19 Menimbulkan Protes

Menurut Dr Christian Ramers, seorang pakar penyakit menular dari Pusat Kesehatan Keluarga San Diego kejadian yang menimpa Matthew sama sekali tidak terduga.

Menurut Ramers, butuh 10-14 hari bagi seseorang untuk mulai mengembangkan perlindungan usai disuntik vaksin.

Kasus Matthew juga menunjukkan bahwa seseorang perlu mendapatkan 2 suntikan vaksin Pfizer

karena suntikan pertama menawarkan sekitar 50 persen perlindungan infeksi Covid serius dan suntikan kedua, sebagai suntikan penguat dengan peningkatan 95 persen.

Vaksin dari Pfizer dan saingannya, Moderna menawarkan hingga Perlindungan 95 persen dari infeksi Covid yang serius.

Para ahli mengatakan orang yang menerima vaksin mungkin masih dapat tertular dan menularkan Covid, meskipun mereka akan mengalami gejala yang jauh lebih ringan terinfeksi.

Sejauh ini, AS telah mencatat sekitar 19,51 juta kasus infeksi Covid-19, dan angka kematian hampir 339.000 jiwa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Usai Disuntik Vaksin Pfizer, Seorang Perawat di AS Terinfeksi Covid-19, Ini Kata Pakar..."

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved