Breaking News:

Kadis DLHK Pekanbaru: Saya Tidak Bisa Tunjuk Langsung Pengelola Angkutan Sampah

DLHK Kota Pekanbaru, Agus Pramono menjelaskan seputar mekanisme pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru

TRIBUN PEKANBARU / RIZKY ARMANDA
Kadis LHK Pekanbaru Agus Pramono. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Agus Pramono sudah memenuhi panggilan dari Polda Riau terkait masalah tumpukan sampah di Kota Pekanbaru, Senin (18/1/2020).

Ia menjelaskan seputar tugas pokok dan fungsi DLHK.

Agus juga menjelaskan seputar mekanisme pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru.

Tumpukan sampah di sejumlah wilayah kota sejak awal Januari 2021 terjadi karena proses lelang pengangkutan sampah yang belum tuntas.

Pemerintah kota melakukan lelang angkutan sampah untuk mengangkut sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar.

Pengelola angkutan sampah sebelumnya yakni PT. Godang Tua Jaya dan PT. Samhana Indah sudah berakhir kontraknya pada akhir Desember 2020.

Pihaknya tidak bisa melakukan penunjukan langsung untuk pengelola angkutan sampah.

Nilai plafon anggarannya besar dari Rp 200 juta sehingga harus melalui proses lelang.

Dirinya pun mengikuti mekanisme lelang pengadaan barang dan jasa.

"Saya tidak bisa tunjuk langsung, kalau tunjuk langsung bisa melanggar aturan," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (20/1/2021).

Halaman
1234
Penulis: Fernando
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved