Joe Biden Jadi Presiden AS, KABAR TERBARU Hambali di Rutan Guatanamo
Kankan mengatakan, jika pengadilan militer terhadap kakaknya akan segera digelar maka itu menjadi harapan keluarga selama ini.
TRIBUNPEKANBARU.COM -Amerika Serikat sudah memiliki Presiden baru.
Adalah Joe Biden yang memenangkan pemilu AS usai menaklukan sang petahana, Donal Trump.
Di awal pemerintahan Presiden AS Joe Biden, nama Hambali tersangka pengeboman kasus bom Bali 2002 mendadak mencuat.
Dinyatakan bahwa Amerika serikat hendak mengadili tiga tersangka bom Bali 2002 termasuk salah satunya Hambali.
Selama 18 tahun dia diketahui telah ditahan di penjara Guantanamo Amerika.
Meski demikain, Keluarga Encep Nurjaman alias Hambali (57) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat belum menerima kabar secara resmi terkait akan digelarnya pengadilan militer di Amerika Serikat (AS).
Seperti diketahui Hambali sudah beberapa tahun ini ditahan di Amerika Serikat terkait kasus terorisme.
Kendati baru mendengar kabar, pihak keluarga berharap persidangan itu segera berlangsung.
Pasalnya pihak keluarga telah menanti selama 18 tahun dan hingga saat ini belum menerima kejelasan bagaimana nasib Hambali yang ditahan di Guantanamo.
Baca juga: Sabtu 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau, Jumlah yang Sembuh 26.023 Orang
Baca juga: Punya Harta Triliunan, Berapa Kekayaan Hotman Paris? TERUNGKAP Hanya 2 Artis Ini yang Bisa Bayar
Baca juga: Dikenal Kering & Gersang, Gurun Sahara Kini Bersalju Gaes: INI PENAMPAKANNYA!
Ditemui, Jumat (22/1/2021) malam, adik kandung Hambali, Kankan Abdulkodir (41) mengatakan ia baru mengetahui akan adanya persidangan militer terhadap kakaknya tersebut.
Kendati baru mendengar kabar, pihak keluarga berharap persidangan itu segera berlangsung.
Pasalnya pihak keluarga telah menanti selama 18 tahun dan hingga saat ini belum menerima kejelasan bagaimana nasib Hambali yang ditahan di Guantanamo.
Ditemui, Jumat (22/1/2021) malam, adik kandung Hambali, Kankan Abdulkodir (41) mengatakan ia baru mengetahui akan adanya persidangan militer terhadap kakaknya tersebut.
"Belum ada kabar, biasanya kalau ada informasi penting wartawan dari Malaysia atau tim pengacara kuasa hukum dari Inggris selalu memberi kabar," ujar Kankan saat ditemui di rumahnya.
Kankan mengatakan, jika pengadilan militer terhadap kakaknya akan segera digelar maka itu menjadi harapan keluarga selama ini.
Baca juga: Istri Tewas Dicekik, Suami Siri Panik Sempat Coba Bunuh Diri
Baca juga: Perempuan 18 Tahun Tewas Dalam Peristiwa Lakalantas di Jalan Siak II Pekanbaru, Begini Kronologinya
Baca juga: Kabar Gembira, Usia Jemaah Umrah Dibatasi Hingga 60 Tahun, Arab Saudi Beri Izin Khusus ke Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/hambali_20170624_164517.jpg)