Breaking News:

Jelang Imlek, Wuhan Kota Asal Covid-19 Ditemukan Itu Sudah Tampak Normal

Yao Dongyu (24) mengatakan hal itu karena warga Wuhan punya kesadaran yang lebih akibat pengalaman traumatis tahun lalu.

Hector RETAMAL / AFP
Seorang wanita yang mengenakan masker wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona Covid-19 berjalan di taman di sepanjang Sungai Yangtze di Wuhan, provinsi Hubei tengah China pada 19 Januari 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Covid-19 pertama kali merebak di Wuhan China.

Sekitar setahun yang lalu, sebuah pemberitahuan dikirim ke seluruh ponsel warga Wuhan pukul 2 pagi.

Pemberitahuan itu mengumumkan kuncian pertama virus corona di dunia, yang membuat salah satu pusat perekonomian dunia yang ramai itu menjadi macet hampir dalam waktu semalam.

Kuncian atau lockdown di kota  Wuhan saat itu berlangsung selama 76 hari.

Akan tetapi, kondisi hari ini berbeda.

Sabtu pagi (23/1/2021), berdasarkan laporan Associated Press (AP) beberapa penduduk kota  Wuhan, tempat pertama kali virus corona terdeteksi tampak asyik berlari dan berlatih Tai Chi di taman yang diselimuti kabut di sisi Sungai Yangtze.

Sebagian besar kehidupan sudah kembali normal, khususnya di kota berpenduduk 11 juta itu, bahkan ketika seluruh dunia bergulat dengan penyebaran varian virus yang lebih menular.

Lalu lintas memang sepi di Wuhan tapi tidak ada penghalang yang dipasang seperti setahun lalu, untuk mengisolasi lingkungan dan memaksa orang kembali ke rumah dan apartemen mereka.

Baca juga: Dua Anggota FBR Dibacok, Polisi Tangkap Anggota Kelompok Kei

Baca juga: CEK Zodiak Hari Ini Minggu (24/1/2021): Emosi Terpendm Virgo Meledak, Capricorn dapat Uang Masuk

Baca juga: HEBAT! China Luncurkan Kereta Api Super Cepat, Capai Jarak 620 Km Dalam 1 Jam

Warga berlatih tai chi di sebuah taman di Wuhan di Provinsi Hubei China tengah pada hari Sabtu, 23 Januari 2021.
Warga berlatih tai chi di sebuah taman di Wuhan di Provinsi Hubei China tengah pada hari Sabtu, 23 Januari 2021.(AP/Ng Han Guan)

Kota  Wuhan telah menyumbang angka kematian akibat  Covid-19 sebagian besar dari 4.635 di China.

Meski sebagian besar kota-kota di China telah bebas dari wabah, pertanyaan tentang asal-usul virus masih bergelayut.

Walau begitu,  Wuhan telah dipuji karena berkorban dengan menjadi semacam Stalingrad dalam perang China melawan virus.

Kota Wuhan marak disebut dalam buku, dokumenter, acara TV dan pidato berisi madah dari para pejabat termasuk kepala negara dan pemimpin Partai Komunis China, Xi Jinping.

Baca juga: ANEH! Pencuri Gondol Mobil Berisi Balita, Lalu Kembali dan Marahi Sang Pemilik Mobil

Baca juga: Indonesia Terancam, China Siap Serang Kapal Negara Mana pun di Laut China Selatan

Seorang warga bernama Chen Jiali (24) mengatakan bahwa  Wuhan adalah kota heroik,

"Kami pikir  Wuhan adalah kota heroik. Bagaimanapun,  Wuhan menghentikan ekonominya untuk membantu China menangani pandemi. Itu tindakan mulia."

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved