Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Diluar Dugaan, Pria Ini Tebas Kepala Ayahnya & Kerabatnya: Ini Untuk Keharusan & Menjadi Persembahan

Saat diinterogasi, Dmitry mengatakan kepada polisi bahwa dia adalah Tuhan dan mempersembahkan kurban untuk dirinya sendiri.

Grid.id
Illustras 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Aksi pria ini sungguh diluar dugaan.

Dia tega memengal kepala ayahnya sendiri.

Juga membunuh kerabatnya.

Alasanya Dia mengaku dirinya adalah Tuhan.

Sehingga aksi ini menjadi kurban persembahan pada dirinya sendiri.

Pelaku adalah Dmitry Ponomarenko (30) terlihat berjalan telanjang di jalan di Odessa, Ukraina, membenturkan kepala ayahnya yang terpenggal ke mobil yang diparkir, kata polisi.

Tetangga melihatnya meninggalkan flatnya dengan berlumuran darah, sambil memegang kepala ayahnya yang berusia 53 tahun, Igor Ponomarenko.

Baca juga: Jadi Tersangka Rasis, Ambroncius Nababan Tiba ke Bareskrim Pakai Jas Relawan Pro Jokowi-Maruf Amin

Baca juga: Arafah Resmi Jomblo Gaeis! Putus dari Masinis, Arafah: Biasa Percintaan Anak Muda

Saat diinterogasi, Dmitry mengatakan kepada polisi bahwa dia adalah Tuhan dan mempersembahkan kurban untuk dirinya sendiri.

Seorang warga yang tinggal di blok apartemennya menceritakan bagaimana Dmitry setelah menjalankan aksinya.

"Seorang pria berlumuran darah dan dibungkus, memegang kepala yang sudah terpenggal, keluar dari pintu masuk, duduk di bangku dan menyalakan rokok," kata warga.

Baca juga: Apa Upaya Sekda Pekanbaru agar Laporan Keuangan Kembali Raih Opini WTP?

Baca juga: Meski Dikhianati, Gading Akan Hadiri Pernikahan Gisel Dan Wijin

Baca juga: Dua Rumah Klaster Citra Land Roboh: Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air

Ketakutan dengan apa yang dilihatnya, saksi yang ketakutan menelepon layanan darurat.

Polisi bergegas ke tempat kejadian dan menahan Ponomarenko yang berkeliaran di sekitar Odessa dengan kepala ayahnya, menurut penonton.

Dia dilaporkan memegang kepala ayahnya di tangannya dan mengatakan kepada polisi bahwa dirinya adalah Tuhan yang tidak disembah.

Polisi menemukan dua pria tewas di apartemennya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved