Breaking News:

Penyebab Buaya Serang Warga di Sumbar, BKSDA Ungkap Ada Oknum yang Meracuni Sungai

BKSDA telah melakukan identifikasi dan pengumpulan keterangan di lapangan selama dua hari, sejak jenazah ditemukan

Editor: Sesri
BangkaPos/ Dian
ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang warga asal Tiku, Agam, Sumatera Barat, N (50) ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Batang Masang, Agam, Jumat (12/2/2021).

N diduga tewas karena serangan buaya. Pada tubuhnya terdapat sejumlah luka akibat gigitan dan ada bagian tubuh yang hilang.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam mengungkap penyebab seekor buaya menyerang warga berinisial N (50) hingga tewas di Sungai Batang Masang, Agam, Sumatera Barat.

BKSDA telah melakukan identifikasi dan pengumpulan keterangan di lapangan selama dua hari, sejak jenazah ditemukan pada Jumat (12/2/2021).

"Berdasarkan keterangan beberapa warga kepada BKSDA, dua hari sebelum korban dilaporkan hilang, warga melihat ada oknum warga dari luar meracuni sungai dengan cairan tertentu," kata Kepala BKSDA Agam, Ade Putra yang dihubungi Kompas.com, Minggu (14/2/2021).

Buaya dan Warga Saling Tarik Tubuh Suniah, Sudah Diseret 20 Meter, Kalau Cuaca Panas Dia Muncul

Buaya Sungai Mengganas di Sumbar, Pencari Rumput Diseret 1 Kilometer, Tubuh Ditemukan Tidak Utuh

Aksi Menegangkan Sarna Selamatkan Suniah, 20 Menit Tarik Menarik dengan Buaya

Ade mengatakan, oknum tersebut memakai racun utnuk mendapatkan ikan dan udang di sungai tersebut.

Menurutnya, dua hari sejak oknum tersebut menebar racung, buaya terlihat beberapa kali mengapung di permukaan sungai.

Warga melihat buaya itu menghempas dan membalik-balikkan badan tepat di lokasi kejadian.

Ade menambahkan, lokasi korban biasa mengambil rumput merupakan daratan tergenang di pinggir sungai.

Di rawa itu terlihat beberapa bekas sarang buaya. BKSDA telah menyampaikan hasil identifikasi itu kepada wali negara atau kepala desa.

Tak Ada Takutnya, Sarna Berhasil Selamatkan Nyawa Suniah Dari Cengkeraman Buaya

Warga Tiku, Agam Geger: Ada Buaya Bertelur di Kebun Sawit, Ternyata Bukan Pertama Kali

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved