Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Cara Unik Atasi Stress, Bayar Rp 75 Ribu, Lalu Pecahkan Komputer, TV dan Perabotan

Di Brazil, orang-orang memiliki cara unik mengatasi stres akibat covid -19. Bayar Rp 75 ribu lalu pukul tv, komputer dan barang lainnya

Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: Rinal Maradjo
reuters
Seorang wanita di Sao Paulo memecahkan botol kaca, televisi dan perabotan lainnya untuk mengatasi stres karena Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Di Brazil, orang-orang memiliki cara unik mengatasi stress akibat pandemi covid -19.

Di Kota Sao Paulo, seorang pengusaha lokal menyedikan tempat yang diberi nama Rage Room.

Di tempat itu, orang-orang diberi ruangan untuk memecahkan televisi, komputer, dan printer tua, menghancurkan mesin, dan menghancurkan kaca menjadi potongan-potongan kecil.

Aksi itu dilakukan dengan menggunakan sebuah palu berukuran besar.

Namun ingat, untuk menggunakan tempat itu, Anda dikutip biaya 5 Dollar AS atau sekitar Rp 75 ribu.

Rage Room didirikan oleh Vanderlei Rodrigues (42).

Ia membuka bisnis itu sebulan lalu di kawasan Cidade Tiradentes.

Vanderlei Rodrigues, sejak tempat itu dibuka, ia telah menerima cukup banyak pelanggan yang ingin melampiaskan rasa stres dan kemarahan mereka akibat pandemi Covid-19.

Kok Bisa Wakil Bupati Sudah Divaksin Tapi Masih Terjangkit Covid-19, Ahli Sampai Angkat Suara

Termakan Hoaks, Panik hingga Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Warga Satu Dusun Bersembunyi di Hutan

44 Santri Ponpes Dar El Hikmah Panam Terpapar Covid-19, Kadiskes Riau Sarankan Tutup Sementara

“Saya pikir itu adalah momen terbaik untuk dapat melampiaskan segala bentuk emosi dan kegelisahan di sini di Cidade Tiradentes," sebutnya.

Sebelum masuk ke ruangan itu, peserta dipasangi pakaian pelindung dan helem.

Selain itu mereka dikasih palu, spidol dan cat.

Selain menghantam barang-barang yang tersedia dengan palu,

mereka juga menulisi dinding di Rage Room.

Ada yang menuliskan kekesalan mereka terhadap pacar, mantan suami, korupsi, dan pekerjaan.

Alexandre de Carvalho (40) yang bekerja di bidang periklanan dan mengemudi dua jam bolak-balik untuk bekerja, berkata tentang menurunnya kesehatan akibat pandemi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved