Siapa Sangka bisa Obati Maag, 10 Bahan Ini Ternyata Mudah Didapatkan di Rumah
Siapa yang menyangka bisa obati maag. 10 bahan ini ternyata gampang ditemukan di rumah. Terutama di bagian dapur
Madu adalah pemanis alami yang populer digunakan di seluruh dunia. Orang yang mengonsumsi madu secara teratur dapat menikmati berbagai manfaat kesehatan.
Sebuah hasil penelitian pada tahun 2016 menyebutkan, madu Manuka memiliki efek antimikroba terhadap H. pylori.
Hal itu jelas menunjukkan bahwa madu bisa bermanfaat untuk mengobati sakit maag.
Kita juga menggunakan madu untuk mempercepat penyembuhan luka, termasuk bisul kulit, luka bakar, dan luka.
Kunyit
Kunyit adalah bumbu kuning populer yang sering digunakan di Indonesia. Seperti halnya cabai, kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin.
Para peneliti mulai mempelajari kurkumin sehubungan dengan manfaat kesehatannya.
Sebuah tinjauan pada tahun 2013 menyimpulkan, kurkumin memiliki aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mencegah sakit maag.
Namun, masih perlu ada penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa efektif kunyit dalam mengobati maag.
Meski begitu, hasil awal tampak positif. Ilmuwan berharap kunyit dapat membantu meredakan gejala maag.
Kamomil
Beberapa orang menggunakan bunga kamomil dan teh kamomil untuk mengobati kecemasan ringan, kejang usus, dan peradangan.
Sebuah studi ulasan yang diterbitkan pada tahun 2012 melaporkan, ekstrak chamomile mungkin juga memiliki sifat anti-ulkus.
Beberapa peneliti berpikir kandungan di dalamnnya bisa menghambat sakit maag dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan.
Lidah buaya
Aloe vera adalah minyak nabati populer yang ditemukan di banyak losion topikal, kosmetik, dan makanan.
Selain itu, beberapa penelitian mengamati bagaimana lidah buaya mempengaruhi sakit maag menghasilkan hasil yang baik.
Misalnya, satu studi pada tahun 2011 pada tikus mengungkap, lidah buaya mengobati maag dengan cara yang mirip dengan obat anti-tukak yang populer.
Tapi, peneliti hanya mempelajari hewan, bukan manusia. Jadi, para ilmuwan masih perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk melihat efek lidah buaya pada manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/maag-gejala-sakit.jpg)