Breaking News:

Pelalawan

Petugas Terkendala Air dan Jarak Tempuh, Ini Tiga Lokasi Karhutla Terparah di Pelalawan

Karhutla terbesar yakni di Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti yang telah beberapa hari berlangsung.

istimewa
Personil gabungan dari berbagai instansi di Pelalawan Riau, sedang berjibaku di lokasi untuk memadamkan api. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan Riau mulai bermunculan seiring dengan musim kemarau kering yang terjadi, Selasa (2/03/2021).

Personil gabungan dari berbagai instansi sedang berjibaku di lokasi untuk memadamkan api.

Seperti TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan Damkar, Manggala Agni, tim rayon kecamatan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan perusahaan swasta.

Ada tiga titik Karhutla terparah yang menjadi fokus pemadaman tim gabungan di Pelalawan yang terletak di Teluk Meranti dan Pangkalan Kerinci.

Karhutla terbesar yakni di Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti yang telah beberapa hari berlangsung.

Kabut Asap di Pelalawan Selimuti Ibukota Kabupaten, Karhutla di Pelalawan Meluas

Hari Ini 30 Hotspot Terpantau, Kabut Asap Akibat Karhutla di Pelalawan Muncul Lagi

Kabut Asap di Pelalawan Selimuti Ibukota Kabupaten, Karhutla di Pelalawan Meluas. Foto: Petugas melakukan pemadaman api dalam Karhutla di Pelalawan
Kabut Asap di Pelalawan Selimuti Ibukota Kabupaten, Karhutla di Pelalawan Meluas. Foto: Petugas melakukan pemadaman api dalam Karhutla di Pelalawan (Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung)

Tim gabungan mengupayakan pemadaman api yang melalap semak belukar, kawasan hutan, dan kebun sawit. Titik kedua ada di Desa Pulau Muda di kecamatan yang sama.

Para personil gabungan sedang mengupayakan pendinginan di lokasi terbakar. Sebab kepala api sudah berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan penyisiran asap dan bara api.

"Jika yang di Pulau Muda tuntas hari ini, personil akan digeser ke Gambut Mutiara untuk membantu pemadaman disana," beber Pelaksana tugas Kepala BPBD Pelalawan, Abu Bakar FE kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (2/03/2021).

Abu Bakar menuturkan, Karhutla yang terjadi di Teluk Meranti diduga telah memasuki kawasan perusahaan lantaran api merembet dan semakin meluas.

Namun hal itu perlu dipastikan lagi berdasarkan pemetaan yang baku.

Sedangkan satu titik api yang saat ini belum bisa dipadamkan yakni di Jalan Lingkar Timur Pangkalan Kerinci yang berbatasan dengan Kecamatan Pelalawan.

Api muncul sejak Senin (1/03/2021) lalu dan operasi pemadaman masih dilakukan oleh tim gabungan rayon kecamatan di lokasi.

"Ada beberapa titik api kecil di Pangkalan Kerinci yang sudah padam. Jadi tinggal di di Jalan Lingkar Timur dekat Jalan Olivia," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved