Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gara-gara Pernyataan yang Blunder, Ketua MA Ini Diminta Mundur dari Jabatannya

Gara-gara pernytaan yang blunder, ketua MA ini malah didesak mundru dari jabatannya. Petisi sudah ditandatangai massif

Editor: Budi Rahmat
pixabay
Gara-gara Pernyataan yang Blunder, Ketua MA Ini Diminta Mundur dari Jabatannya 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Bikin blunder, ketua Mahkamah Agung ini diminta mundur dari jabatannya.

Ia dengan nyata-nyata telah membujuk terdakwa pelaku pemerkosan untuk menikahi korbannya.

Itu dilakukan agar terdakwa bisa bebas dari penjara. Namun tujuannya yang baik itu justru mendapat kecamana banyak orang.

Datang Bulan Selamatkan Mama Muda Dari Aksi Pemerkosaan, Tapi Pemuda Ini Tak Kehilangan Akal

Pemerkosaan Masal yang Dialami Muslim Uighur Buat AS Geram: Kekejaman Ini Mengejutkan Hati Nurani

Negara Ini Larang Tes Perawan Menggunakan Dua Jari bagi Kasus Pemerkosaan

Terlebih lagi dengan kenyataan bagaimana terdakwa telah melakukan aksi bejatnya kepada korban.

maka petisi meminta mengundurkan diri langsung massif.

begini kronologinya

Ketua Mahkamah Agung India Sharad Arvind Bobde menghadapi seruan untuk mengundurkan diri setelah membujuk terdakwa pemerkosa untuk menikahi korban agar tidak dipenjara.

Dilansir dari The Guardian, Kamis (4/3/2021), lebih dari 5.000 orang telah menandatangani petisi yang menuntut agar hakim tertinggi di India tersebut mundur.

ilustrasi
ilustrasi (foto/net)

Bobde berkata kepada seorang terdakwa pemerkosa dalam sidang, “Jika Anda mau menikahi (korban), kami dapat membantu Anda. Jika tidak, Anda kehilangan pekerjaan dan masuk penjara.”

Bujukan Bobde tersebut memicu kehebohan dan mendorong aktivis hak perempuan untuk mengedarkan surat terbuka dan petisi yang menuntutnya agar mundur.

Kini, petisi tersebut mendapatkan lebih dari 5.200 tanda tangan yang menyerukan pengunduran dirinya.

Menurut surat tersebut, terdakwa dituduh menguntit, mengikat, mencekik, dan berulang kali memperkosa korban.

Terdakwa juga dituduh telah mengancam korban dengan menyiram korban dengan bensin, membakarnya, dan membunuh saudara laki-laki korban.

Gawat, Negara Ini Disebut Paling Rawan bagi Perempuan, Terjadi Pemerkosaan setiap 15 Menit

Kakek Ini Dihukum 897 Tahun Penjara, Lakukan Aksi Pemerkosaan Berantai Terhadap 9 Wanita

"Dengan menyarankan pemerkosa menikahi korban, Anda, ketua pengadilan India, berusaha untuk mengutuk korban selamat untuk pemerkosaan seumur hidup di tangan penyiksa yang mendorongnya untuk mencoba bunuh diri," tulis surat itu.

Surat terbuka itu juga menyentil sidang lain pada Senin (1/3/2021) di mana Bobde dilaporkan mempertanyakan apakah seks antara pasangan yang sudah menikah bisa dianggap pemerkosaan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved