Kampar
Penyebab Kebakaran Pasar di Kampar, Labfor Polda Riau Sebut Pemicu Api Berasal Dari Tempat Ini
Hasil Labfor Polda Riau yang disampaikan Kapolres Kampar mengenai penyelidikan kebakaran Pasar SP1 ditemukan kabel listrik
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tim Laboratotium Forensik (Labfor) Polda Riau melakukan penyelidikan pemeriksaan penyebab terjadinya kebakaran Pasar SP1 Buana Desa Kijang Jaya, Rabu (10/3).
Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid melalui rilis tertulis, Kamis (11/3) menyampaikan sejumlah hasil dari penyelidikan yang dilakukan Tim Labfor Polda Riau.
Berdasarkan penyelidikan dilakukan, disimpulkan bahwa Lokasi Api Pertama Kebakaran (LAPK) berada di bagian tengah Ruko yang dikelola oleh korban kebakaran yang meninggal yakni Murantom Lubis.
"Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pada LAPK ditemukan kabel utama instalasi listrik yg telah mengalami proses pengelasan," ungkapnya.
Ia menuturkan penyebab timbulnya api pertama kebakaran menunggu hasil pemeriksaan terhadap sampel abu arang menggunakan Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS).
Baca juga: Sebelum Pasar Desa Kijang Jaya Terbakar Pernah Ada Rencana Renovasi, DPMD Kampar Sebut Tak Tahu
Baca juga: Pasar SP 1 Desa Kijang Jaya Kampar Terbakar, Bagaimana Nasib Pedagang yang Kehilangan Tempat Jualan?
Untuk diketahui peristiwa kebakaran Pasar SP1 Buana Desa Kijang Jaya menyebabkan kerusakan sangat parah pada 52 unit Ruko, 7 unit kios, satu unit mobil pick up dan enam Unit sepeda motor.
Dari pemeriksaan tingkat kerusakan dan arah penjalaran api, ditemukan LAPK berada dibagian tengah Ruko milik Murantom Lubis (Korban meninggal).
Luas bangunan Ruko sekitar 212 meter persegi (26,50 M kali 8 M).
Tewaskan Suami Istri
Masyarakat Desa Kijang Jaya Kecamatan Tapung Hilir heboh dengan adanya kejadian kebakaran Pasar SP1 Desa Kijang Jaya, Selasa (9/3/2021) malam.
Dua orang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran ini.
Kebakaran pasar ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB Selasa malam.
Api kebakaran merambat cepat, menghanguskan kios dan rumah di sekitar lokasi.
Masyarakat bernama Sugiman mengaku mengetahui kejadian kebakaran pasar ini saat sedang duduk-duduk di ruko temannya.
Saat itu ia melihat asap keluar diantara ruko usaha pangkas rambut dan ruko sebelah.