DPRD Pekanbaru
Komisi I DPRD Pekanbaru dan Tim Yustisi Sidak ke Karaoke dan Hotel, Hasilnya Mengejutkan!
Komisi I DPRD Pekanbaru bersama Tim Yustisi, menggelar Sidak ke tempat hiburan malam, plus ke hotel melati yang ada di Kota Pekanbaru, Sabtu malam.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Setelah diberi peringatan, tim meninggalkan Koro-koro dan melanjutkan Sidak ke Hotel Sabrina di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.
Dari hotel kelas melati ini, 4 pasangan yang bukan suami istri terciduk, saat tengah berduaan di dalam kamar hotel.
"Untuk ini sangat kita sayangkan. Karena di sekitar Hotel Sabrina ini, ada tiga masjid. Warga sekitar melaporkan ke kami (Komisi I), bahwa di Hotel Sabrina ini sering menyediakan praktek prostitusi. Ini harus ditindaklanjuti pihak terkait," sebut Don Saputra, politisi Fraksi PAN ini.
Hasil Sidak ini, 5 wanita seksi pemandu karaoke yang tidak memiliki KTP, serta 4 pasangan yang diduga mesum dan tidak memiliki surat nikah ini, digelandang ke Kantor Satpol PP Pekanbaru, untuk diproses lebih lanjut.
Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP menegaskan, bahwa sidak ini bertujuan untuk memberikan peringatan kepada pengusaha-pengusaha, yang berinvestasi di Pekanbaru, agar tetap menjaga Marwah Melayu, apalagi kini akan menyambut bulan suci Ramadhan.
Sementara untuk pihak manajemen tempat hiburan Koro-koro akan dipanggil untuk hearing Komisi I DPRD Pekanbaru, untuk digelar hearing.
"Ya, pasti kita hearing mereka. Karena ini menyangkut prokes dan PAD kota ini," tegasnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/komisi_i_dprd_pekanbaru_dan_tim_yustisi_sidak_ke_karauke_dan_hotel_hasilnya_mengejutkan.jpg)