Breaking News:

Berita Riau

DPRD Riau Sebut Tak Ada Nasabah Alihkan Uang dari BRK Pasca Pembobolan Rekening Oleh Oknum Karyawan

Ketua Komisi III DPRD Riau, Husaimi Hamidi meminta BRK tegas dengan kasus seperti ini sehingga tidak ada lagi kasus terulang di masa yang akan datang.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com
Kabid Humas Polda Riau, Sunarto saat ekspose di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Rabu (30/3/2021). Penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 135 lembar slip transaksi asli nasabah atas nama Hj Rosmaniar periode tanggal 19 Januari 2012 s/d tanggal 18 Februari 2015. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Komisi III DPRD Riau, Husaimi Hamidi memastikan belum ada nasabah Bank Riau Kepri (BRK) yang menarik uangnya atau mengalihkan tabungan ke bank lain pasca Pembobolan Rekening yang dilakukan oknum karyawan di Rokan Hulu.

"Kami ingin memastikan uang nasabah aman. Nasabah yang di Rohul itu sudah dikembalikan uangnya, dari keterangan dan data manajemen BRK jug btidak ada ditemukan nasabah mengalihkan tabungan," ujar Husaimi Hamidi Selasa (6/4/2021).

Husaimi meminta BRK tegas dengan kasus seperti ini sehingga tidak ada lagi kasus terulang.

Menurutnya pemecatan harus dilakukan terhadap karyawan yang mencoreng citra BRK.

"Ini kan temuan OJK, mereka ingin segera diselesaikan. Kalau satu karyawan memiliki kasus semacam ini kalau dibiarkan akan menularkan ke yang lainnya. Makanya harus segera dikeluarkan," jelas Husaimi.

Anggota Komisi C DPRD Riau, Husaimi Hamidi
Ketua Komisi III DPRD Riau, Husaimi Hamidi (husaimihamidi.com)

Husaimi juga menyayangkan tidak adanya upaya kantor cabang Rohul yang bersangkutan untuk membangun ulang kepercayaan nasabah yang tertipu tersebut hingga akhirnya berpindah ke bank lain.

"Ini memang ada kelemahan dari cabang. Seharusnya begitu ada kejadian langsung dikomunikasikan. Nasib nasabah ini akhirnya pindah ke bank lain. Mereka kan mencari keamanan,"jelasnya.

Namun demikian, Husaimi mengaku optimis dengan apa yang dilakukan BRK.

Ia menyebut BRK dalam paparannya menunjukkan tren positif menjelang konversi ke Syariah.

Hanya saja, dengan isu adanya nasabah yang menarik dana dalam jumlah besar dan menutup akun BRK disebutnya tidak benar berdasarkan konfirmasi oleh BRK.

"Kita konfirmasi tidak ada. Kalau menarik lima atau sepuluh juta kan biasa. Kita takutkan itu mereka mengambil tabungan dan memindahkan ke bank lain. Tapi itu tidak ada," ujar Husaimi Hamidi.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved