Breaking News:

Endus Jejak 6 Pelaku,8 Penyerang Petugas Bea Cukai Dibekuk,Terancam 9 Tahun Bui, Ini Kronologinya

Endus jejak 6 pelaku, polisi berhasil bekuk 8 penyerang petugas dan mobil Bea Cukai, terancam 9 tahun bui, ini kronologinya

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Endus Jejak 6 Pelaku,8 Penyerang Petugas Bea Cukai Dibekuk,Terancam 9 Tahun Bui, Ini Kronologinya . Foto:Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya (tengah) didampingi Kasat Reskrim Kompol Juper Lumban Toruan (kanan) saat ekspos kasus penyerangan petugas dan mobil dinas Bea Cukai. 

Nandang menegaskan, Polresta Pekanbaru tidak akan memberikan ruang untuk aksi premanisme berkembang di Kota Bertuah.

"Kita aparat tidak akan kalah dengan aksi dan kelompok preman seperti ini. Jika coba-coba mengganggu keamanan dan membuat onar, akan kita tindak tegas, tidak ada ruang untuk premanisme," tegasnya.

Disinggung soal apakah petugas Bea Cukai tidak berkoordinasi dengan kepolisian, Nandang enggan berkomentar.

"Itu bukan ranah kita ya. Mungkin nanti bisa ditanyakan kepada pihak Bea Cukai karena ini masalah teknis penangkapan, ini internal dari Bea Cukai. Namun kita mengungkap dari laporan yang kita terima dari teman-teman Bea Cukai," ulasnya.

"Bahwa pada saat melaksanakan tugas, mereka dihadang, dikepung oleh kelompok ini. Sehingga pelaksanaan tugasnya terhambat, bahkan petugas jadi korban, dan kendaraan dirusak pelaku. Itu yang kita ungkap," tambahnya.

Terancam Maksimal 9 Tahun Penjara

Untuk 8 tersangka ini dijelaskan Nandang, dijerat Pasal 170 ayat 2 kedua KUHP. Ancaman penjara paling lama 9 tahun.

Lalu pasal 213 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama 8 tahun. Atau pasal 212 KUHP, dengan ancaman penjara 1 tahun 4 bulan.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa 4 unit mobil, dimana 1 unit mobil milik Bea Cukai dan 3 unit mobil para tersangka.

Ditambah barang bukti pakaian, batu, dan alat lain yang digunakan untuk melakukan aksinya.

"Sesuai hasil identifikasi CCTV yang kita dapat. Pelakunya identik, bahwa mereka yang melakukan kekerasan secara bersama-sama di TKP tersebut," ujar Nandang.

Kronologi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumban Toruan mengungkapkan, kronologis awal, petugas Bea Cukai sudah melakukan pengintaian terhadap mobil yang diduga membawa rokok ilegal.

Bahkan pengintaian sudah dilakukan sejak di daerah Sigunggung. Lalu mobil bergerak dan diikuti sampai ke daerah Palas, berputar ke Jalan Riau Ujung masuk ke daerah Senapelan, dan terakhir di Jalan Juanda.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved