Breaking News:

Fakta Sidang, Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Pernah Terima Uang Dalam Mobil, Segini Jumlahnya

Fakta Sidang , Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya pernah menerima uang dalam mobil dalam perkara dugaan korupsi di Bappeda Siak .

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Fakta Sidang, Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Pernah Terima Uang Dalam Mobil, Segini Jumlahnya. Foto: Terdakwa Yan Prana Jaya Indra Rasyid 

Terutama tentang jumlah uang yang diterima Yan Prana.

“Jumlah Rp 30 juta," beber saksi Erita.

Uang yang terkumpul itu diterangkan Erita, jumlahnya dilaporkan ke Wan.

Sementara itu, penasehat hukum Yan Prana, Alhendri Tanjung dan kawan-kawan mencecar Wan Muhammad Yunus atas istilah 'minta bantu’ yang menurut saksi, sempat disampaikan kliennya tersebut.

"Pak Yan minta bantu, itu saja,” beber Wan.

Terdakwa Yan Prana mengaku ada sejumlah keberatan atas penjelasan saksi.

Selain ketiga saksi yang disebutkan di atas, JPU juga menghadirkan saksi Siswo Sujanto sebagai Ahli Hukum Keuangan Negara dan saksi Sri Mulyani selaku Ahli auditor Inspektorat Kota Pekanbaru.

Berdasarkan dakwaan JPU disebutkan, Yan Prana Jaya bersama-sama Donna Fitria (perkaranya diajukan dalam berkas perkara terpisah) dan Ade Kusendang, serta Erita, sekitar Januari 2013 hingga Desember 2017 melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain sebesar Rp2.896.349.844,37.

Berawal pada Januari  2013, saat terjadi pergantian bendahara pengeluaran dari Rio Arta kepada Donna, terdakwa Yan Prana mengarahkan untuk melakukan pemotongan biaya sebesar 10 persen dari setiap pelaksanaan kegiatan perjalanan dinas.

Donna Fitria sebagai bendahara pengeluaran, lantas melakukan pemotongan anggaran perjalanan dinas Bappeda Kabupaten Siak tahun anggaran 2013 sampai dengan Maret 2015 pada saat pencairan anggaran SPPD setiap pelaksanaan kegiatan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved