Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Minta Masyarakat Tak Perlu Panik Soal Penarikan Vaksin dari RS, Ini Sebabnya

DPRD Pekanbaru meminta kepada masyarakat, agar tidak perlu panik atau takut, perihal penarikan vaksin dari RS dan Puskesmas.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
NICOLAS ASFOURI / AFP
FOTO ILUSTRASI - Vaksin. DPRD Pekanbaru meminta kepada masyarakat, agar tidak perlu panik atau takut, perihal penarikan vaksin dari RS dan Puskesmas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru, meminta kepada masyarakat, agar tidak perlu panik atau takut, perihal penarikan vaksin dari rumah sakit dan Puskesmas di Kota Pekanbaru.

Penarikan vaksin ini semata-mata dilakukan, hanya untuk memvalidasi data saja. Sebab, pasokan dan penerima vaksin Covid-19 tak sinkron.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain SE MSi meminta, masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi yang sudah suntik vaksin.

"Tak perlu takut, apalagi berpikir ke mana-mana. Ini tujuannya hanya untuk mencocokkan data saja. Jadi, aman," kata Zulkarnain kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Dinkes Pekanbaru Tarik Seluruh Vaksin Covid-19 dari 28 Rumah Sakit, Ada Apa?

Ya, data yang diperoleh dari Diskes Pekanbaru, penarikan vaksin ini ternyata karena data amburadul.

Masyarakat di Kota Pekanbaru, yang sudah mendapat vaksin Covid-19, mencapai 260 ribu orang.

Banyak dari masyarakat, baru mendapat vaksin dosis pertama.

Mereka yang mendapat suntikan vaksin pertama sebanyak 180 ribu orang.

Lalu yang mendapat vaksin kedua berkisar 80 ribu orang.

"Kami sangat yakin, Diskes bisa menuntaskan persoalan ini dalam beberapa hari ke depan. Sekali lagi kami himbau, agar masyarakat tidak perlu takut," tambah Politisi senior PPP ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved